Bos Tesla Elon Musk Bantu Perusahaan Farmasi Bikin Vaksin COVID-19

CureVac Adalah Salah Satu Pionir Pembuatan Vaksin Dengan Pendekatan RNA.
Adiantoro - Otomotif,Sabtu, 04-07-2020 08:15 WIB
Bos Tesla Elon Musk Bantu Perusahaan Farmasi Bikin Vaksin COVID-19
Bos Tesla Elon Musk. (Reuters)

Jakarta, Nusantaratv.com - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla, bakal membantu membuat vaksin virus corona (COVID-19) yang dikembangkan perusahaan CureVac di Jerman.

Hal itu disampaikan bos Tesla Elon Musk, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (4/7/2020). Sebelumnya, CureVac menyatakan telah menciptakan perangkat produksi mRNA portabel dan otomatis yang mereka disebut sebagai printer. Musk sensiri mendekripsikannya sebagai 'RNA microfactories'.

Dengan 'resep' yang dimasukan ke mesinnya, perangkat ini dapat membantu produksi vaksin COVID-19 yang dikembangkan CureVac.

Baca Juga: Pandemi Corona, Elon Musk Minta Karyawan Tesla Lebih Giat Produksi Kendaraan

CureVac, perusahaan yang berbasis di  Tuebingen, Jerman itu, juga sudah memiliki fasilitas produksi yang disetujui otoritas Jerman seandainya vaksin mereka terbukti manjur. Kapasitas produksinya bahkan bisa menghasilkan sampai ratusan juta dosis.

Tesla, sebagai proyek sampingan, membangun pabrik mikro RNA untuk CureVac dan mungkin yang lain - cuit Musk di akun Twitter pribadinya. 

Disebutkan, salah satu pendukung kandidat vaksin COVID-19 besutan CureVac adalah Bill Gates, melalui yayasannya, Bill & Melinda Gates Foundation. CureVac adalah salah satu pionir pembuatan vaksin dengan pendekatan RNA, yang juga sedang dikejar oleh BioNTech dan mitranya Pfizer serta Moderna.

Menyuntikkan 'messenger RNA' ke dalam jaringan manusia akan membuatnya tumbuh di dalam tubuh, sehingga akan memicu respons imun tanpa harus sepenuhnya menginfeksi seseorang dengan virus.

Namun, Tesla maupun CureVac belum memberikan keterangan resmi mengenai hal ini. Diketahui, dalam membantu memerangi virus corona, Tesla, pada Maret lalu, memiliki ventilator tambahan yang disetujui FDA untuk dikirimkan secara gratis ke sejumlah rumah sakit di wilayah di mana produsen mobil listrik tersebut berlokasi.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0