Inggris Larang Mobil Bensin Pada 2030

Kebijakan ini sesuai revolusi industri hijau yang dicanangkan Inggris
Mochammad Rizki - Otomotif,Rabu, 18-11-2020 23:45 WIB
Inggris Larang Mobil Bensin Pada 2030
Mobil di Inggris. (Net)

Nusantaratv.com - Pemerintah Inggris melarang penjualan mobil yang menggunakan bahan bakar fosil mulai tahun 2030. 

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, upaya ini merupakan dukungan Inggris untuk mengurangi kendaraan berpolusi.

Pemerintah Inggris mengakhiri penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel lima tahun lebih awal dibandingkan rencana sebelumnya.

Diketahui, Inggris sudah memiliki cetak biru revolusi industri hijau yang memuat larangan itu.

Inggris telah berinvestasi 12 miliar Euro untuk industri ramah lingkungan ini. Johnson mengharapkan pihak swasta akan menyumbang lebih dari tiga kali lipat jumlah investasi tersebut.

"Pemulihan planet dan ekonomi harus bisa berjalan beriringan," ujarnya, Rabu (18/11/2020).

Guna mempercepat penjualan kendaraan yang lebih ramah lingkungan pemerintah akan mengeluarkan 1,3 miliar Euro untuk pembangunan SPBU kendaraan listrik dan 500 juta Euro untuk pengembangan dan produksi baterai mobil listrik.

Di samping itu, 582 juta Euro untuk subsidi agar warga Inggris yang ingin membeli kendaraan listrik bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Tapi, larangan ini membuat industri otomotif terseok-seok karena adanya ketidakpastian keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan tertekannya ekonomi akibat virus Corona.

Kepala Eksekutif Society of Motor Manufacturers and Trades Mike Hawes, menyebut saat ini industri juga memiliki impian untuk menuju otomotif yang lebih ramah lingkungan.

"Produsen kendaraan juga telah berinvestasi miliaran untuk membuat masyarakat beralih ke kendaraan yang ramah lingkungan. Tapi tenggat waktu ini menjadi tantangan yang lebih besar untuk kami," tandasnya, dikutip dari CNN. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0