GM's Cruise, Mobil Swakemudi Listrik Tanpa Setir dan Pedal

Cruise Bukan Satu-satunya Perusahaan yang Mengusulkan Menggunakan Kendaraan Tanpa Kontrol Manusia.
Adiantoro - Otomotif,Rabu, 22-01-2020 14:51 WIB
GM's Cruise, Mobil Swakemudi Listrik Tanpa Setir dan Pedal
Kendaraan berbentuk kotak dengan pintu geser tersebut akan digunakan untuk layanan ride-hailing milik Cruise. (SlashGear)

Jakarta, Nusantaratv.com - General Motors (GM), meluncurkan kendaraan listrik prototipe tanpa kemudi dan pedal. Kendaraan ini bisa digunakan dalam layanan berbagi perjalanan yang direncanakan secara otonom.

Kendaraan bernama 'Cruise Origin' itu dikembangkan dengan Honda Motor, yang mengambil saham minoritas di Cruise pada 2018. Sebagai upaya mengejar ketertinggalan dari pesaing dalam mengembangkan teknologi dengan biaya dan risiko yang sangat besar serta tanpa produk yang siap dipasarkan.

Chief Executive Officer Cruise, Dan Ammann, mengatakan kendaraan berbentuk kotak dengan pintu geser tersebut akan digunakan untuk layanan ride-hailing milik Cruise. Namun, Ammann tidak mengatakan kapan layanan baru, yang akan bersaing dengan Lyft dan Uber ini akan diluncurkan. Sebab Cruise masih membutuhkan izin dari regulator AS untuk mengoperasikan kendaraan tanpa kendali manusia.

Sebelumnya, Cruise membatalkan rencana peluncuran layanan robo-taxi pada akhir 2019. Sedangkan para pembuat mobil di seluruh dunia berlomba mengembangkan teknologi swakemudi. Namun, teknologi ini belum mendapatkan penerimaan konsumen secara luas. Karena kecelakaan baru-baru ini yang melibatkan kendaraan swakemudi menimbulkan keraguan tentang kesiapannya untuk berada di jalan umum.

Baca Juga: Lamborghini Veneno Roadster Milik Keluarga Kerajaan Saudi Dilelang, Senilai Rp83 Miliar

"Kami jelas masih mengerjakan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Jadi batas waktu yang diberikan tidak sepenuhnya pasti, tetapi kami bergerak sangat cepat, " kata Ammann, dilansir dari Reuters, Rabu (22/2/2020).

Ammann menyebut 'Cruise Origin' adalah kendaraan yang sepenuhnya direkayasa dan sedang dalam perjalanan menuju produksi. Dia juga mengaku masih berdiskusi dengan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) agar bisa menerapkan teknologi kendaraan tanpa kontrol manusia di jalan.

Dia berharap prototipe akan diuji di fasilitas pribadi tahun ini dan memperkirakan biaya produksi 'Cruise Origin' bisa setengah dari kendaraan sport utility Vehicle (SUV) berkekuatan tinggi.

"Rincian tentang di mana prototipe akan diproduksi akan datang dalam beberapa hari ke depan," terang Ammann.

Cruise bukan satu-satunya perusahaan yang mengusulkan menggunakan kendaraan tanpa kontrol manusia, dan perusahaan seperti Navya dan May Mobility juga telah mengembangkan kendaraan yang dapat digunakan untuk berbagi perjalanan.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0