Ola Electric Siap Boyong Skuter Listrik ke Pasar Eropa

Peluncuran Skuter Listrik Sejalan Dengan Visi Global Ola Electric untuk Menggerakkan Mobilitas ke Masa Depan.

Ola Electric bawa skuter listrik ke pasar Eropa. (Hindustan Times)

Nusantaratv.com - Ola Electric sedang mempertimbangkan memboyong skuter listrik buatannya ke pasar internasional, termasuk negara-negara seperti Prancis, Italia dan Jerman.

Mengutip Hindustan Times, Senin (3/5/2021), perusahaan yang juga menyiapkan 'Hypercharger Network' untuk kendaraan listrik, dijadwalkan mulai menjual skuter listrik di India pada Juli tahun ini.

"Kami akan meluncurkan dan menjual secara internasional. Kami mulai di India terlebih dahulu dengan segera, kami sasar pasar internasional dengan fokus ke Eropa," ujar Chairman dan CEO Grup Bhavish Aggarwal.

Namun, perusahaan belum mengungkapkan detail mengenai harga skuter listriknya. Tahun lalu, Ola Electric telah mengumumkan investasi senilai ₹2,400-crore untuk mendirikan pabrik skuter listrik pertamanya di Tamil Nadu. 

Setelah selesai, pabrik akan menciptakan lapangan kerja bagi hampir 10.000 orang dan akan menjadi fasilitas manufaktur skuter listrik terbesar di dunia yang pada awalnya akan memiliki kapasitas tahunan sebesar 2 juta unit.

Peluncuran skuter listrik sejalan dengan visi global Ola Electric untuk menggerakkan mobilitas ke masa depan yang lebih berkelanjutan, dapat diakses, dan terhubung.

"Kami akan menjual skuter listrik ini di semua pasar utama di Eropa. Pasar utama adalah negara-negara besar terutama yang terletak di sekitar Laut Mediterania, seperti Prancis, Italia, dan Jerman adalah pasar yang bagus. Begitu juga Inggris, serta Spanyol adalah pasar yang hebat," lanjut Aggarwal.

Dia menambahkan India akan menjadi prioritas pertama mengingat Ola adalah perusahaan yang berasal dari Negara Bollywood tersebut, tetapi perusahaan juga akan banyak fokus pada ekspor dan pasar internasional.

Aggarwal juga mengisyaratkan perusahaan juga akan memperkenalkan mobil listrik di masa depan. "Hypercharger Network difokuskan pada kendaraan roda dua. Nantinya, kami akan memperluas jaringan ini ke kendaraan roda empat juga, saat produk roda empat kami keluar dalam beberapa tahun," terangnya.

Ditanya tentang dampak pandemi Covid-19, Aggarwal mengatakan hingga saat ini belum ada gangguan besar. "Ketika beberapa pekan ke depan berkembang, ada hal yang mungkin berubah tetapi saat ini kami tidak memperkirakan adanya gangguan besar dalam peluncuran jaringan pengisian atau pabrik kami," urainya.

Pada Mei tahun lalu, Ola Electric telah mengumumkan akuisisi Etergo BV yang berbasis di Amsterdam, Belanda, dengan jumlah yang tidak diungkapkan. Pada saat itu, perusahaan mengatakan akuisisi Etergo akan semakin meningkatkan kemampuan teknik dan desainnya di ruang mobilitas listrik.

Bulan lalu, Ola Electric telah mengumumkan pengaturan 'Hypercharger Netwok' di negara itu yang akan mencakup satu titik pengisian di 400 kota. Sementara Aggarwal menolak mengomentari ekspektasi pendapatan dari bisnis kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), dia meyakini produk dari perusahaannya akan disukai konsumen.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK