Nilai Transaksi Merger Gojek dan Tokopedia Tembus Rp312,4 Triliun

Perkawinan Gojek dan Tokopedia disambut antusias oleh konsumen

Gojek dan Tokopedia resmi merger menjadi GoTo/ist

Jakarta, Nusantara TV-Dua unicorn yaitu Gojek dan Tokopedia resmi merger menjadi GoTo. Merger senilai USD22 miliar atau setara Rp312,4 triliun (dengan asumsi kurs Rp14.200 per dolar Amerika) tersebut disambut antusias oleh konsumen. 

Gabungan konsumen dua unicorn ini mencapai 100 juta pengguna aktif bulanan. Sontak, 'perkawinan' Gojek dan Tokopedia pun viral di media sosial. 

Gabungan perusahaan transportasi online dan e-commerce itu dinamakan sebagai Group GoTo.

"Grup GoTo akan menggarap potensi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia, terbesar di Asia Tenggara, serta memiliki segmen kelas menengah yang terus bertumbuh pesat serta populasi muda yang sangat tanggap teknologi," ujar CEO GoTo Andre Soelistyo dikutip dari Okezone, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Jadi GoTo, Gojek-Tokopedia Resmi Merger

Pengabungan dua perusahaan, GoTo punya Gross Transaction Value (GTV) lebih dari USD 22 miliar atau kisaran Rp 314 triliun pada tahun 2020. GoTo mengklaim berkontribusi sebesar 2% kepada total PDB Indonesia

Saat ini, Goto punya lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU). Hingga Desember 2020, GoTo punya lebih dari dua juta mitra driver yang terdaftar dan lebih dari 11 juta mitra usaha (merchant).

Sesuai kesepakatan, Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group. Andre sebelumnya menjabat sebagai CEO Gojek. Sementara itu, Patrick Cao dari Tokopedia didapuk sebagai Presiden GoTo. Lebih lanjut, Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK