Terima Bantuan dari Puan, Warga Ini Menangis Haru

Puan berharap pemerintah terus memperhatikan masyarakat terdampak pandemi
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 16-10-2020 18:45 WIB
Terima Bantuan dari Puan, Warga Ini Menangis Haru
Puan Maharani saat menyerahkan bansos ke warga.

Bali, Nusantaratv.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah terus memperhatikan nasib masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Tak terkecuali masyarakat Bali. 

Sebab, kata Puan, sektor pariwisata sebagai penopang utama ekonomi masyarakat Bali, kini lumpuh akibat wabah virus corona. 

"Karena itu, perhatian pemerintah, perhatian DPR RI, salah satunya bagaimana agar dampak pandemi terhadap sektor pariwisata ini tidak berkelanjutan. Salah satunya dengan memberi bansos (bantuan sosial) yang bapak-ibu terima sekarang," ujar Puan di sela penyerahan bansos kepada masyarakat di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan ke UMKM 

Menurut Puan, pemberian bansos merupakan salah satu upaya pemerintah membantu warga bertahan di masa pandemi. Ia berjanji, DPR akan mengawasi secara ketat penyaluran anggaran bansos.

Puan pun meminta masyarakat melapor apabila ada penyelewengan bantuan tersebut.

Tak lupa, dalam kesempatan itu Puan mengimbau masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid-19. 

"Saya datang ke sini melakukan fungsi pengawasan DPR atas program bansos. Gunakan bansos untuk hal-hal yang bermanfaat," jelas Puan. 

Puan menyerahkan bantuan kepada tiga warga yang mewakili 776 keluarga penerima manfaat di Desa Dauh Yeh Cani. 

Bansos ini terdiri dari uang tunai Rp300 ribu, 15 kilogram beras, dan paket sembako.

Penyerahan bansos didampingi Menteri Sosial Juliari Batubara dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, di Pendopo Jaba Pura, Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Badung. 

Berdasarkan data Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, jumlah anggaran bansos untuk Provinsi Bali mencapai Rp935.471.000. 

Anggaran tersebut diperuntukkan 174.480 keluarga penerima manfaat bansos sembako, 189.635 keluarga penerima bansos tunai, dan 934.300 keluarga penerima bantuan non PKH. 

Meski pencairan bantuan sudah 81 persen, Puan minta pemerintah tetap memberikan perhatian supaya masyarakat Bali bisa segera bangkit. 

Usai memberikan bansos dan berdialog dengan warga, Puan meninjau Simulasi penyaluran bantuan sosial tunai (BST) oleh PT Pos Indonesia, bantuan sosial beras (BSB) oleh Bulog, dan sembako oleh Bank BNI.

"Saya akan terus awasi. Penting menjaga kesejahteraan, keamanan, agar Bali bisa bangkit seperti semula," jelas politikus PDI Perjuangan itu. 

Setelahnya, Puan juga memantau penyaluran bansos di Kelurahan Panjer, Denpasar. Di lokasi ini, ia melihat langsung transaksi penyaluran Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) di e-Warong Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan dilanjutkan berdialog dengan warga penerima manfaat. 

Puan juga mendatangi dan mengecek rumah para penerima bansos. Rumah pertama yang didatangi milik Ni Ketut Reki, seorang janda berusia 70 tahun, yang anaknya menyandang disabilitas. 

Perempuan yang memiliki buyut asal Buleleng, Singaraja, Bali itu, sempat berdialog dengan ibu tersebut, lalu menyerahkan bantuan paket sembako.

"Terima kasih Ibu Puan atas bantuan dan perhatiannya," ujar Ni Ketut, yang dibalas Puan dengan senyum dan anggukan menahan haru. 

Puan kemudian melanjutkan perjalanannya dan berhenti di rumah Nyoman Suartini (42), seorang ibu penjual canang (wadah sajen). Suami Nyoman Suartini kehilangan penghasilan lantaran tempat kerjanya terdampak pandemi Covid-19. Puan sejenak berbincang dengan Nyoman Suartini, dan dilanjutkan menyerahkan BST untuk ibu empat anak itu. 

"Terima kasih kepada Ibu Puan, kepada Presiden dan Menteri Sosial atas bantuannya," tandas Nyoman Suartini seraya menangis.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0