Sudah Tua dan Bisa Bantu Atasi Pandemi, Siti Fadilah Supari Diharap Dibebaskan

Mereka berencana mengajukan grasi kepada Jokowi untuk Siti
Mochammad Rizki - Nasional,Selasa, 23-06-2020 10:28 WIB
Sudah Tua dan Bisa Bantu Atasi Pandemi, Siti Fadilah Supari Diharap Dibebaskan
Aliansi Solidaritas Kader Muda Muhammadiyah Bebaskan Siti Fadilah Supari.

Jakarta, Nusantaratv.com - Aliansi Solidaritas Kader Muda Muhammadiyah Bebaskan Siti Fadilah Supari, meminta agar mantan Menteri Kesehatan itu dibebaskan dari penjara. Sebab, Siti dinilai memiliki jasa yang besar bagi bangsa, terutama mampu membebaskan Indonesia dari pandemi flu burung beberapa tahun silam.

Baca juga: Siti Fadilah: Jangan Beli Vaksin Corona Buatan Bill Gates

Guna mendukung upaya tersebut, mereka berencana mengajukan grasi untuk Siti ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ini panggilan kemanusiaan sebagai bagian tidak terpisahkan dari Ibunda Siti Fadilah. Bagaimanapun, beliau masuk kabinet jilid pertama SBY resmi bagian rekomendasi Muhammadiyah," ujar Koordinator Solidaritas Kader Muda Muhammadiyah Bebaskan Siti Fadilah Supari, Mukhlis Ramlan, Senin (23/6/2020) malam.

Menurut Mukhlis, alasan pihaknya mengajukan grasi juga demi kemanusiaan. Karena sebagai perempuan yang telah berusia senja, seharusnya Siti menghabiskan sisa umurnya bersama keluarga, bukan berada di balik penjara.

"Di waktu yang rentan di usia senja, beliau seharusnya menghabiskan waktu bersama anak, cucu," kata dia.

Dibebaskannya Siti juga diyakini akan berdampak positif terhadap penanganan wabah virus corona di Tanah Air. Aliansi percaya, Siti mampu memberikan sumbangsih pemikiran guna mengatasi virus yang telah menginfeksi 46.845 orang dan membunuh 2.500 pasien di Indonesia itu.

"Beliau juga punya berbagai macam mimpi agar bangsa keluar dari pandemi (Covid-19)," kata Wakil Presiden Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air (Fakta) itu.

"Kita mohonkan grasi, tolong ampuni, dan berikan ruang untuk berkreativitas. Beliau masih produktif dan bisa menjadi solusi bagi bangsa," imbuh perwakilan Aliansi lainnya, sekaligus Sekjen Fakta Angga Busra Lesmana

Rencananya, surat permohonan grasi akan dilayangkan ke Jokowi melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Rabu (24/6/2020).

Guna mendukung langkah tersebut, mereka telah berkomunikasi dengan Staf Khusus Presiden Jokowi, Diaz Hendropriyono.

Selain Ramlan dan Angga, permohonan grasi ini diajukan perwakilan Aliansi lainnya, yaitu Nusril, Bob Febrian, Din Salahudin, dan Dedy Warman. Mereka berasal dari berbagai elemen di organisasi Muhammadiyah.

Diketahui, Siti  divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, serta diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan, pada 16 Juni 2017 lalu.

Sebab, ia dinyatakan terbukti menyalahgunakan wewenang dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan (alkes) guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) tahun 2005, pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Kementerian Kesehatan yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 5,7 miliar.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0