Selamatkan Ekonomi Saat Pandemi, DPR Harap Pemerintah Genjot Sektor Pangan

Menurut Sondang upaya penyelamatan yang diambil harus di luar kebiasaan
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 03-07-2020 20:22 WIB
Selamatkan Ekonomi Saat Pandemi, DPR Harap Pemerintah Genjot Sektor Pangan
Sondang Tampubolon. (Yudistara Ginting)

Jakarta, Nusantaratv.com - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sondang Tiar Debora Tampubolon berharap para menteri benar-benar menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dalam menyelamatkan perekonomian nasional di tengah pandemi Covid-19. 

Ia pun ingin agar upaya penyelamatan yang dikerjakan, di luar kebiasaan. 

Baca juga: Reshuffle Kabinet, Legislator: Hak Prerogatif Presiden 

"Harapannya adalah kemarin Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin mengatakan dengan jelas kepada menteri-menterinya agar langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelamatkan ekonomi nasional ini harus cepat," ujar Sondang di Jakarta, Jumat (3/7/2020). 

"Dan saya sebagai anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan kepada seluruh, tidak hanya menteri-menteri, semua jajarannya harus memikirkan langkah-langkah yang out of the box," imbuhnya. 

Menurut Sondang, pandemi yang sekarang terjadi ialah kondisi extraordinary, atau kejadian luar biasa. Sehingga langkah-langkah penyelamatan perekonomian negara yang perlu diambil seharusnya juga tak biasa. 

"Karena ini kejadian luar biasa ya, jadi solusinya harus out of the box, tidak boleh yang biasa-biasa. Sehingga bagaimana membangkitkan ekonomi kita yang saat ini sudah minus 4 persen. Minus 4 persen ini dampaknya bisa kemana-mana bisa penurunan income per kapita dan lain sebagainya," papar Sondang. 

Ia pun menyarankan agar pemerintah lebih fokus memperhatikan dan menggenjot sektor agroindustri atau sektor pangan, sebagai langkah menyelamatkan keuangan negara. 

Gerakan yang dimotori pemerintah pada lini tersebut diharapkannya lebih diperkuat. 

"Karena ini adalah kebutuhan dasar. Semua orang apabila memiliki lahan, itu ditanami. Apapun yang bisa diolah menjadi bahan pangan," tutur Sondang. 

"Sehingga ketika kita mendapatkan pangan yang surplus kita bisa mengekspor itu. Sehingga akan terjadi kedaulatan pangan di Indonesia," sambungnya. 

Jokowi sebelumnya menyebut Indonesia tengah krisis ekonomi dan kesehatan akibat mewabahnya virus corona. Ia ingin bukan hanya masalah kesehatan yang diatasi jajarannya, tapi juga persoalan keuangan bangsa. 

"Ekonomi bagus tapi Covid naik. Bukan itu yang kita inginkan. Covid terkendali, tapi ekonomi juga tidak menganggu kesejahteraan masyarakat. Tapi ini bukan barang yang mudah. Semua negara alami," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Tengah, Semarang, yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (30/6/2020).

"Oleh sebab itu, kalau kita bisa atur dan kelola gas dan rem antara Covid, antara kesehatan dan ekonomi, inilah yang kita harapkan. Dan ini menjadi tanggung jawab kita semua," lanjutnya. 

Sementara Wapres Ma'ruf, menyebut bukan hanya Indonesia yang mengalami keterpurukan ekonomi akibat pandemi, tapi juga banyak negara lain. Ia pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk para ulama, bersama-sama menghadapi bahaya ekonomi, selain bahaya corona. 

"Jadi dharar (bahaya) yang kita hadapi sekarang itu bukan satu dharar, bukan hanya dharar Covid-19, tapi juga dharar sosial, bahkan juga dharar ekonomi," ujar Ma’ruf saat berpidato dalam Haul ke-49 KH Abdul Wahab Chasbullah, Kamis (2/7/2020). 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0