Manuver Golkar Bikin Jokowi ‘Punggungi’ PDIP!

Sampai kini, Golkar mengendalikan sejumlah proyek besar, misalkan Kartu Prakerja sampai Airlangga (Hartarto) diangkat jadi...
Raymond - Nasional,Jumat, 30-10-2020 13:49 WIB
Manuver Golkar Bikin Jokowi ‘Punggungi’ PDIP!

Nusantaratv.com - Presiden Jokowi dinilai lebih hepi berdekatan dengan kelompok Partai Golkar, daripada partai darimana dirinya berasal. Setidaknya hal inilah yang dikatakan oleh analis kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies Jerry Massie.

"Sampai kini, Golkar mengendalikan sejumlah proyek besar, misalkan Kartu Prakerja sampai Airlangga (Hartarto) diangkat jadi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Untuk pagu anggaran untuk penyelenggaraan pelatihan Kartu Prakerja ditetapkan sebesar Rp5,6 triliun.

Bagi pendaftar Kartu Prakerja yang dinyatakan lolos seleksi, pemerintah memberikan dana sebesar Rp3.550.000 yang dialokasikan untuk membayar biaya pelatihan (kursus online) dan insentif bagi pesertanya," ujarnya, melalui keterangan persnya, hari ini.

Ia mengatakan, bahwa Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto juga memiliki jabatan prestisius. Selain menjadi ketua komite, ketua umum Partai Golkar itu juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

"Seyogianya, Airlangga tak perlu pegang double portion jabatan dobel, dia fokus saja ke Kemenko Ekonomi yang membawahi beberapa menteri. Urus saja ekonomi bagaimana mengatur ekonomi makro, mikro, moneter sampai fiskal. Dan economic of growth (pertumbuhan ekonomi) Indonesia tetap stabil. Belum lagi, pilot project UU Omnibus Law yang digawangi 12 orang salah satunya Airlangga Hartarto,” jelasnya.

Selain Airlangga, Jerry juga mengungkapkan adanya peran yang sangat dominan di negeri ini yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

"Paling tidak jika terwujud badan otorita ibu kota baru dipegang Luhut Binsar Pandjaitan. Alasannya sederhana, Luhut dalam setiap kesempatan berbicara ibu kota baru. Padahal kepala Bappenas yang perlu banyak bicara," tambahnya.

Adapun dari kondisi tersebut, jelas menurut Jerry, bahwa Jokowi sangat dekat dengan Golkar, daripada PDI Perjuangan.

Jerry juga mengumpamakan saat ini Jokowi sedang tidak berkutik di tengah-tengah kuatnya manuver partai Golkar."Manuver dan lobinya sungguh ampuh hingga membuat Jokowi tak berkutik. Ataukah Jokowi merasa kurang simpati karena disebut Mega petugas partai. Jarang disebut petugas rakyat atau negara. Belum lagi Jokowi tak diposisikan duduk di pengurus PDIP. Bisa jadi beliau wakil ketua, ketua penasehat dan sebagainya.

"Saya lihat ada indikasi Jokowi merapat ke Golkar, seperti berada dalam comfortable zone (zona nyaman). Siapa tahu dirinya dan Airlangga punya deal-deal politik untuk mengamankan keluarga Jokowi seperti Gibran Rakabuming dan anak mantunya Bobby Nasution." tutupnya.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0