Bincang Virtual Nusantara TV Bahas Polemik Dana Haji

Sejak Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan tidak akan memberangkatkan jamaah haji untuk tahun 2020, muncul polemik soal...
Alamsyah - Nasional,Rabu, 24-06-2020 16:50 WIB
Bincang Virtual Nusantara TV Bahas Polemik Dana Haji
Program Bincang Virtual Nusantara TV/istimewa

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Agama Fachrul Razi sudah dengan tegas mengatakan jika pihaknya tidak akan memberangkatkan jamaah haji untuk tahun 2020 ini.

Alasan yang disampaikan karena hingga saat otoritas Arab Saudi tak juga kunjung membuka ibadah haji dari negara manapun akibat pandemi COVID-19. 

"Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaat haji. Keputusan ini saya sampaikan melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaat Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji pada 1441 Hijriah atau 2020 Masehi," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers pada Selasa (2/6/2020).

Persoalan baru kemudian muncul terkait dana haji dimana para jamaah yang akan berangkat ke tanah suci itu sudah menyetor uang mereka dalam skema Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Namun Kemenag punya jawaban, bahwa mereka akan menyimpan dan mengelola dana haji tersebut secara terpisah. 

"Jamaah haji yang batal berangkat tahun ini akan diberangkatkan tahun depan. Mengenai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)." sambung Fachrul Razi.

Kendati Fachrul Razi sudah dengan tegas mengatakan demikian, di luaran berembus sejumlah isu jika dana haji salah satunya dipakai untuk menangani wabah Corona.

Bahkan ada pula isu yang menyebut jika dana itu akan digunakan untuk pembiayaan dan investasi infrastruktur.

Selain kedua isu itu, satu lagi menyebut kalau dana haji dipakai untuk memperkuat stabilitas Rupiah yang terpuruk di masa pandemi ini.

Lantas, bagaimana sebenarnya persoalan dana haji itu sebenarnya? Apakah benar akan dipakai untuk ketiga urusan tadi?

Sejumlah pihak akan mengupasnya secara gamblang dan benderang lewat program Bincang Virtual Nusantara TV yang akan ditayangkan pada Kamis (25/6/2020) pukul 20.00 WIB.

Program yang dipandu oleh Tasya Felder ini akan menghadirkan nara sumber antara lain, anggota Pelaksana BPKH, Dr. Hurriyah El Islamy, anggota Komisi VIII DPR-RI Fraksi PDI-Perjuangan, Diah Pitaloka, Pengamat Ekonomi Syariah, Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono dan Ketua Komnas Haji dan umroh, Mustolih siradj.

Program Bincang Virtual Nusantara TV dapat disaksikan di Nusantara TV Digital melalui: Free To Air (FTA) Frekuensi TV Digital, Satelit Telkomsat - Frekuensi 4020 Mhz atau melalui LIVE Streaming & News Portal https://www.nusantaratv.com⁣/live

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0