Bendera PDI Perjuangan Dibakar, Megawati: Rapatkan Barisan!

Megawati meminta para kader bersatu bersama rakyat
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 25-06-2020 23:24 WIB
Bendera PDI Perjuangan Dibakar, Megawati: Rapatkan Barisan!
Megawati Soekarnoputri. (Ist)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ambil tindakan menyikapi pembakaran bendera partainya. Mega, sapaan akrab Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan surat perintah harian kepada kadernya di seluruh Indonesia.

Baca juga: Kader: Kami Bukan PKI dan HTI, Kami PDI Perjuangan! 

Ia meminta semua kader merapatkan barisan dan bersatu dengan rakyat. Dirinya juga ingin agar tindakan yang ditempuh melalui jalur hukum. 

Berikut isi surat perintah harian Megawati:

SURAT PERINTAH HARIAN
KETUA UMUM PDI PERJUANGAN

Merdeka!!!

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah partai yang sah dan dibangun melalui sejarah panjang serta berakar kuat pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Bung Karno pada tanggal 4 Juli 1927.

PDI Perjuangan juga memiliki sejarah panjang di dalam memperjuangkan hak demokrasi rakyat, meskipun membawa konsekuensi dikuyo-kuyo, dipecah belah, dan puncaknya penyerangan kantor partai pada tanggal 27 Juli 1996.

Meskipun demikian dalam perjalanannya, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalan hukum. PDI Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi partai untuk rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Atas dasar hal tersebut, sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saya tegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa sebab kita adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa.

Terus rapatkan barisan!
Tempuhlah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat, 
karena rakyatlah cakrawati Partai.

Sekali Merdeka Tetap Merdeka!
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!

Bendera selalu tegak!! Seluruh kader siap menjaganya!!!

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan adanya dan isi surat perintah harian yang beredar. 

"Ya benar Ibu Ketua Umum mengeluarkan surat perintah harian," ujar Hasto, Kamis (25/6/2020).

Hasto menegaskan, sejak awal PDI Perjuangan selalu mengedepankan dialog dalam menyelesaikan seluruh persoalan. Hal ini demi persatuan serta kesatuan bangsa.

"Bung Karno selalu mendambakan dan memperjuangkan persatuan dan kesatuan bangsa, demikian halnya kami. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan musyawarah," tandas Hasto.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0