Bawaslu Temukan 53 Kasus Pelangaran Kampanye di Pilkada 2020

Tehadap dugaan pelanggaran-pelanggaran itu, kami telah menindaklanjutinya sesuai dengan prosedur terhadap bentuk pelanggaran
Raymond - Nasional,Sabtu, 24-10-2020 03:00 WIB
Bawaslu Temukan 53 Kasus Pelangaran Kampanye di Pilkada 2020

Nusantaratv.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan, bahwa pihaknya menemukan 53 kasus dugaan pelanggaran kampanye di sosial media terkait Pilkada serentak 2020.

Ia menyebut, sejak  tanggal 26 September hingga 15 Oktober 2020 ditemukan sejumlah konten penyebar hoax. Selain itu, pelanggaran lain berupa dugaan netralitas yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat di media internet.

"Tehadap dugaan pelanggaran-pelanggaran itu, kami telah menindaklanjutinya sesuai dengan prosedur terhadap bentuk pelanggaran," tegasnya hari ini kepada awak media, di Jakarta.

Abhan mengungkapkan, pada pada 10 hari kedua kampanye, dari 6-15 Oktober, ada 375 kasus pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes). Dimana angka tersebut bertambah 138 dibandingkan pada 10 hari pertama kampanye, dari 26 September hingga 5 Oktober dengan jumlah pelanggaran Prokes 237 kasus.

Adapun Bawaslu menurutnya, akan menindaklanjuti berbagai pelanggaran itu dengan menerbitkan peringatan tertulis. Setidaknua ada 233 surat peringatan tertulis pada periode kampanye 10 hari kedua. Jumlah itu meningkat sebanyak 163 surat dibandingkan pada 10 hari pertama kampanye dengan 70 surat peringatan tertulis.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0