Peringati Hari Pahlawan, Jalan Kaki Surabaya-Jakarta

Meski jarak Surabaya-Jakarta cukup jauh, Djoko mengaku tidak melakukan persiapan khusus.
Supriyanto - Nasional,Kamis, 12-11-2020 14:50 WIB
Peringati Hari Pahlawan, Jalan Kaki Surabaya-Jakarta
Djoko Sukmo Lelono, seorang seniman lukis dan pengarang lagu, memperingati hari pahlawan dengan berjalan kaki dari Surabaya-Jakarta.

Nusantaratv.com, Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Djoko Sukmo Lelono, seorang seniman lukis dan pengarang lagu, nekat melakukan long march, berjalan kaki dari Surabaya menuju Tugu Monas, Jakarta.

Dengan berbaju Surjan dan blangkon khas Yogyakarta, seniman itu dengan mantap mulai melangkahkan kakinya dari titik nol di kawasan Tugu Pahlawan K,ota Surabaya, Rabu (11/11/2020) sore.

Seperti namanya, Djoko melangkah optimistis, membawa raga dan sukmanya berkelana. Menapaki jalanan hingga sampai di Ibu Kota Jakarta.

“Jadi tujuan saya adalah untuk memperingati hari pahlawan. Menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat nasionalisme, solidaritas dan kesetiakawanan sosial,” katanya saat ditemui di titik Nol, Tugu Pahlawan Surabaya, Rabu (11/11/2020). 

Selain itu, aksi jalan kaki Surabaya-Jakarta juga dilandasi atas keprihatinan pada situasi negara saat ini. Akibat wabah Covid-19, para pelajar belum bisa sekolah secara normal atau tatap muka. Selain itu masyarakat bekerja dalam tekanan psikologi karena takut tertular virus Covid-19.

Dalam perjalanan nantinya, seniman kelahiran Sragen, Jawa Tengah itu juga akan melakukan aksi sosial dengan membagikan masker kepada orang-orang yang tidak memakai masker dan membagikan vitamin C kepada yang membutuhkan.

Baca Juga: Waspada, Gunung Merapi Keluarkan Guguran Lava

Perjalanan ini ia perkirakan akan memakan waktu kurang lebih 1,5 bulan. Rute yang ditempuh yakni mulai dari kota Surabaya, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Ngawi, Sragen, Solo, Klaten, Yogyakarta, Magelang, Ambarawa dan Semarang. Kemudian menuju Pantura baru ke Jakarta. 

Meski jarak Surabaya-Jakarta cukup jauh, Djoko mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia hanya membawa bekal secukupnya untuk keperluannya di perjalanan. “Jadi dalam perjalanan saya makan juga seadanya saja. Tidak ada persiapan istimewa,” ucapnya. 

Lalu setelah sampai di Monas apa yang akan dilakukan?

Menurut Djoko, setibanya di Monas dirinya akan disambut oleh para seniman. Di sana dia akan bergabung dan melakukan aksi menghibur rakyat lewat lagu yang sudah disiapkan. “Lagu ini mengajak masyarakat supaya ikut membantu pemerintah dalam memutus Covid-19 dan lagu untuk memotivasi rakyat agar bangkit dari keterpurukan,” ujarnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0