Pembukaan Tempat Ibadah, Aktivitas Ekonomi dan Sekolah, Jokowi: Harus Melalui Tahapan Ketat

Presiden Jokowi Melakukan Peninjauan Progres Renovasi Masjid Istiqlal Jakarta.
Adiantoro - Nasional,Selasa, 02-06-2020 11:17 WIB
Pembukaan Tempat Ibadah, Aktivitas Ekonomi dan Sekolah, Jokowi: Harus Melalui Tahapan Ketat
Presiden Jokowi meninjau progres Masjid Istiqlal Jakarta. (Oji/Humas)

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembukaan tempat ibadah, aktivitas ekonomi, dan sekolah, harus melalui tahapan yang ketat dengan melihat angka kurva dari R0 maupun RT-nya.

Semuanya memakai data-data keilmuan yang ketat. Sehingga kita harapkan akan berjalan dari tahapan ke tahapan, dari sektor ke sektor, dari provinsi ke provinsi sesuai dengan angka-angka yang tadi saya sampaikan - kata Kepala Negara, di Jakarta, dilansir dari laman setkab.go.id, Selasa (2/6/2020).

Presiden Jokowi melakukan peninjauan progres renovasi Masjid Istiqlal Jakarta. Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan untuk progres perkembangan renovasi besar Masjid Istiqlal telah mencapai 90 persen dan rencananya selesai pada awal Juli 2020.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila di Tengah Pandemi COVID-19, Jokowi: Bangsa Indonesia Harus Tampil Sebagai Pemenang

Sampai hari ini tadi sudah disampaikan telah selesai kurang lebih 90 persen dan renovasi besar ini akan diselesaikan insyaallah nanti di awal Juli. Memang agak mundur karena adanya pandemi COVID-19 - terang mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) itu.

Mengenai pembukaan Masjid Istiqlal, menurut Presiden Jokowi, sesuai dengan informasi dari Imam Besar, Nazaruddin Umar, rencana akan dibuka pada Juli, tetapi keputusannya nanti ada di Imam Besar Mesjid Istiqlal.

Tentu saja juga mulai saat ini tadi saya titip untuk disiapkan protokol-protokol kesehatan sehingga nanti pada saat kita melaksanakan salat di Masjid Istiqlal ini semuanya aman dari COVID-19. Karena kita tahu penyebaran COVID-19 sampai saat ini di tanah air memang belum semua provinsi wilayah bisa kita kendalikan - tukas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0