Kutuk Pembunuhan Sigi, AHY: Jangan Jadi Sumber Konflik di Masa Depan!

AHY Mendukung Tindakan Tegas Pemerintah Dalam Mengusut Tuntas Kasus Pembunuhan Sadis Tersebut.
Adiantoro - Nasional,Selasa, 01-12-2020 11:10 WIB
Kutuk Pembunuhan Sigi, AHY: Jangan Jadi Sumber Konflik di Masa Depan!
Agus Harimurti Yudhoyono. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengutuk keras pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Disebutkan jika aksi pembunuhan sadis itu diduga dilakukan kelompok teroris Ali Kalora.

Saya mengutuk kejadian teror di Sigi, Sulawesi Tengah yang menewaskan satu keluarga dan pembakaran rumah warga - tulis suami dari Anissa Pohan itu, di akun Twitter pribadinya @AgusYudhoyono, yang dikutip Nusantaratv.com, Selasa (1/12/2020).

Lebih lanjut, anak pasangan Bambang Susilo Yudhoyono (SBY) dan Kristiani Herrawati (Almh) itu, mendukung tindakan tegas pemerintah dalam mengusut tuntas kasus pembunuhan sadis tersebut.

Saya juga mendukung tindakan tegas pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini - lanjut AHY.

Dia juga mengungkapkan jangan sampai kasus ini menimbulkan perpecahan serta konflik di masa depan.

Jangan sampai ketakutan masyarakat yang berlarut-larut menjadi sumber perpecahan dan konflik di masa depan - cetus ayah satu anak itu.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik Hukum dan Kemanan (Polhukam) Mahfud MD mengutuk keras serta mengejar pelaku pembunuhan di Sigi, Sulteng. Pemerintah juga menyatakan duka yang mendalam kepada para korban dan keluarga atas kejadian tersebut.

Pemerintah akan melakukan tindakan tegas dan memburu pelaku melalui Tim atau Satgas Operasi Tinombala terhadap para pelaku kekejian dan kebengisan terhadap suatu keluarga yang menyebabkan terbunuhnya empat orang di Sigi. Tentu pemerintah mengutuk keras kepada pelakunya dan menyatakan duka yang mendalam kepada korban dan keluarganya - ujar Mahfud MD, Minggu (29/11/2020).

Diketahui, satu keluarga di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulteng, dibunuh secara sadis diduga dilakukan kelompok teroris Ali Kalora, pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 09.00 WITA. Bahkan, akibat insiden tersebut, setidaknya ada 150 Kepala keluarga di wilayah tersebut diungsikan.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0