Kontroversi Benny Wenda Soal Deklarasi Kemerdekaan Papua Barat

Mulai hari Rabu tanggal 2 Desember 2020, kami dari Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM mengumumkan mosi tidak percaya...
Raymond - Nasional,Kamis, 03-12-2020 08:58 WIB
Kontroversi Benny Wenda Soal Deklarasi Kemerdekaan Papua Barat
Benny Wenda

Nusantaratv.com - Deklarasi kemerdekaan yang dilakukan oleh Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mendapat penolakan keras oleh pejuang kemerdekaan Papua lainnya. Mereka yang melakukan menolak adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

"Mulai hari Rabu tanggal 2 Desember 2020, kami dari Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM mengumumkan mosi tidak percaya kepada Benny Wenda," kata Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambon dalam keterangan tertulisnya.

Hal ini dilakukan, karena OPM menganggap langkah yang dilakukan Benny dapat merusak persatuan rakyat Papua yang saat ini sedang berjuang untuk memerdekakan wilayah tersebut.

Bahkan, Sebby menilai bahwa Benny saat ini sedang bekerja kepada kepentingan asing Uni Eropa, Amerika dan Australia, yang tentunya hal ini bertentangan nilai perjuangan rakyat Papua.

"Menurut hukum international Benny Wenda telah deklarasikan dan mengumumkan negara dan klaimnya di negara asing yaitu di negara kerajaan Inggris itu sangat tidak benar dan tidak bisa diterima oleh akal sehat manusia," jelas Sebby.

Sebelumnya diketahui, Benny Wenda mendeklarasikan kemerdekaan sekaligus menyatakan bahwa dirinya presiden Republik Papua sementara. Adapun deklarasi ini dilakukan bukan di tanah Papua.

"Hari ini, kami mengumumkan pembentukan Pemerintah Sementara Papua Barat. Kami siap mengambil alih wilayah kami, dan kami tidak akan lagi tunduk pada aturan militer ilegal Jakarta. Mulai hari ini, 1 Desember 2020, kami mulai menerapkan konstitusi kami sendiri dan mengklaim kembali tanah kedaulatan kami," kata Benny.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0