Ke Pengungsian, Doni Monardo Ingatkan Protokol Kesehatan

Doni juga meminta kepada semua pihak yang datang dari luar pengungsian juga mematuhi protokol kesehatan
Supriyanto - Nasional,Jumat, 20-11-2020 15:50 WIB
Ke Pengungsian, Doni Monardo Ingatkan Protokol Kesehatan
Kepala BNPB Doni Monardo saat melakukan peninjauan lokasi pengungsian di TPPS Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.(Foto:BNPB)

Nusantaratv.com, Boyolali - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan kepada seluruh komponen yang bergerak dalam penanganan pengungsi Gunung Merapi, termasuk para masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami berharap seluruh hal yang berhubungan dengan protokol kesehatan, khususnya penanganan di wilayah ini betul-betul mendapatkan perhatian yang serius,” kata Doni saat melakukan peninjauan lokasi pengungsian di TPPS Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020).

Protokol kesehatan tetap penting, karena di lokasi pengungsian dengan banyaknya orang yang berdatangan, tetap berpotensi  terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19.

Selain para pengungsi, Doni juga meminta kepada semua pihak yang datang dari luar pengungsian juga mematuhi protokol kesehatan apabila hendak berkunjung ke lokasi pengungsian. Sehingga dengan penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar, maka penularan dapat dicegah.

“Saudara-saudara kita yang ada di sini punya risiko yang tinggi untuk terpapar Covid-19, apabila ada orang dari luar yang positif. Mengingat tempatnya juga relatif terbatas,” ungkap Doni.

Baca Juga: Angin Puting Beliung di Jambi Makan Korban

“Oleh karenanya kita harapkan seluruh pihak yang berkunjung ke tempat-tempat pengungsian harus mematuhi ketentuan yang telah diberikan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Dalam peninjauan lokasi pengungsian itu, Doni Monardo didampingi wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin beserta jajarannnya. Doni melihat bahwa penghuni lokasi pengungsian didominasi oleh kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil dan menyusui, difabel hingga anak-anak.

Doni berharap para petugas yang memiliki wewenang menangani pengungsi agar memberikan perhatian khusus. Sebab, kelompok rentan menurut Doni menjadi golongan yang paling mudah terpapar covid-19.

“Bagi masyarakat yang kelompok rentan diharapkan untuk betul-betul bisa dilindungi. Untuk mereka yang lansia, punya masalah kesehatan, difabel, balita, ibu hamil dan menyusui ini mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh,” tutupnya.*

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0