Kawal Demo BEM SI di Istana, Polisi Terjunkan 6.000 Personel Gabungan

Polisi Melakukan Mapping Terkait Aksi Unjuk Rasa BEM SI Tolak Omnibus Law.
Adiantoro - Nasional,Selasa, 20-10-2020 07:46 WIB
Kawal Demo BEM SI di Istana, Polisi Terjunkan 6.000 Personel Gabungan
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan melakukan aksi demonstrasi menuntut pencabutan Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker), pada Selasa (20/10/2020). Guna mengawal aksi ini, polisi bakal menerjunkan 6.000 personel gabungan.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto, mengatakan pihaknya telah melakukan antisipasi dengan melakukan mapping.

Baca Juga: Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, Ribuan Mahasiswa 'Kepung' Istana

Ya kita kita belum bisa menyatakan berapa banyak, tetapi kita sudah mengantisipasi dan bagaimana caranya kita untuk memisahkan. Kita sedang melakukan mapping, berapa banyak mereka (jumlah pendemo) yang akan turun, kemudian kita akan mengantisipasi perbuatan yang harus kita siapkan untuk kegiatan kalau memang ada aksi. Kalau di sekitaran Istana, sudah kita map sekitar 6 ribu personel - ujar Heru, di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Lebih lanjut, dia mengatakan, massa yang akan berunjuk rasa akan diarahkan ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Kendati demikian, Heru belum mengetahui estimasi massa yang akan melakukan aksi unjuk rasa.

Titik pusat aksi di Patung Kuda. Estimasi massa kita belum tahu - terang Heru.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0