Erupsi Gunung Merapi Diperkirakan Semakin Dekat

Kepala BPPTKG Hanik Humaida Memprediksi Gunung Merapi Akan Kembali Erupsi Seperti pada Tahun 2006
Rayza Nirwan - Nasional,Kamis, 29-10-2020 06:35 WIB
Erupsi Gunung Merapi Diperkirakan Semakin Dekat
Aktivitas Gunung Merapi/ Antara Foto

Jakarta, Nusantaratv.com - Secara teknis, Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan erupsi Gunung Merapi selanjutnya diperkirakan semakin dekat. Pasalnya, menurut Hanik aktivitas vulkanik Gunung Merapi semakin intensif. Berdasarkan data, rata-rata gempa vulkanik dangkal sebanyak 6 kali per hari. Sedangkan gempa multiphase sebanyak 83 kali per hari.

"Erupsi Merapi berikutnya sudah semakin dekat," ujar Hanik pada Rabu (28/10/2020).

Selain itu, deformasi lewat Electronic Distance Measurement (EDM) akibat aktivitas vulkanik di Gunung Merapi sudah mencapai 2 sentimeter per hari. Pemendekan jarak EDM juga terukur dari pos-pos dan titik-titik ukur yang ada di sekeliling Merapi.

Kendati begitu, Hanik menilai erupsi Gunung Merapi yang akan datang tidak akan sekuat seperti yang terjadi pada tahun 2010. Dia memprediksi erupsi gunung Merapi yang akan datang mirip dengan erupsi yang terjadi pada tahun 2006.

Baca Juga: Urai Macet, Contra Flow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek

"Jadi ada tiga erupsi dengan karakter yang berbeda," jelas Hanik.

Terkait hal tersebut, Hanik kembali mengingatkan bahwa status Gunung Merapi masih Waspada. Menurutnya, erupusi tahun ini adalah erupsi yang terpanjang karena dimulai sejak bulan Mei 2018. Erupsi saat ini didominasi oleh gas yang sifatnya eksplosif, tapi indeksnya hanya 1 atau yang terendah dari maksimal 4.

"Sampai saat ini aktivitas masih berlanjut. Data-data seismisitas, deformasi, dan gas masih di atas normal," kata Hanik.

Hanik berharap semua pihak menyiapkan diri menghadapi krisis yang ditimbulkan akibat Gunung Merapi di kemudian hari. Apalagi belum berakhirnya pandemi Corona dan penanganan mitigasi yang sangat berbeda di tahun 2010 menjadi pembelajaran yang sangat berarti dalam pengelolaan bencana gunung api baik dari sisi data ataupun teknis.

"Hidup harmoni dengan Merapi adalah tidak sekadar slogan. Namun sudah menjadi bagian dari pola hidup masyarakat gunung berapi," ungkap Hanik.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0