Dua Pegawai Tertular Corona, Kantor Pusat PLN Ditutup

PLN juga memberlakukan WFH bagi pegawai
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 20-07-2020 16:14 WIB
Dua Pegawai Tertular Corona, Kantor Pusat PLN Ditutup
Kantor pusat PLN. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Dua pegawai kantor pusat PLN tertular virus corona. Akibatnya, kantor PLN yang terletak di Jalan Trunojoyo Blok M, Jakarta Selatan itu, ditutup sementara sampai Jumat (24/7/2020).

Penutupan dilakukan guna sterilisasi melalui penyemprotan cairan disinfektan.

Baca juga: Datang dari China ke RI, Vaksin Ini Diklaim Ampuh Tangkal Corona 

Sementara para pekerja di kantor tersebut untuk sementara bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Kebijakan itu dipastikan tak menganggu pelayanan kepada masyarakat.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi, mengatakan pihaknya akan terus mengedepankan protokol pencegahan penularan Covid-19 dalam segala aktivitas perusahaan.

Mereka juga semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya corona.

PLN juga menggelar tes Covid-19 kepada pegawai.

Guna menjaga agar layanan ke masyarakat tetap berjalan dengan baik, PLN didukung teknologi seperti presensi karyawan berbasis aplikasi geotagging, mekanisme rapat berbasis daring, surat menyurat menggunakan Aplikasi Management Surat (AMS) Korporat serta penyimpanan dan transfer data kerja melalui system cloud.

Petugas-petugas yang harus tetap berada di pusat-pusat pengontrolan serta pemeliharaan listrik, tetap bekerja dengan meningkatkan standar kesehatan tinggi.

"Kami pastikan pasokan listrik pelanggan tetap terjaga selama pemberlakukan konsep WFH, karena hal ini hanya berlaku untuk PLN kantor pusat saja, sementara petugas penjagaan dan pelayanan di lapangan tetap berjalan seperti biasa. Kami memahami bahwa ketersediaan listrik di rumah-rumah merupakan kebutuhan vital yang tidak boleh mengalami gangguan," papar Agung, Senin (20/7/2020).

Bagi pegawai dengan jenis pekerjaan bersifat kritikal seperti operator, petugas contoh room, dispatcher, pelayanan teknik, pemeliharaan, pelayanan pelanggan atau contact center, tenaga medis, dan sebagainya yang tidak dapat ditinggalkan secara operasional akan tetap bekerja dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Di samping itu, selama bertugas pada jam kerja, mereka akan mendapatkan makanan sehat dan vitamin tambahan, serta dilarang memasuki area kerja di luar control room dan dispatcher.

"PLN juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin kepada pegawai, dan menyediakan fasilitas ruang pemeriksaan kesehatan beserta tenaga medis dan peralatan pendukungnya. PLN juga menyediakan angkutan antar jemput dari rumah tinggal ke tempat kerja untuk menghindarkan petugas dari penularan virus Covid-19. PLN juga menambah unit control system sebagai cadangan (mirroring) untuk memastikan bahwa pasokan listrik kepada masyarakat tidak terganggu," papar Agung.

PLN juga telah memetakan bagian-bagian mana yang harus tetap bekerja penuh tidak boleh berhenti atau 24 jam.

"Bagi yang bekerja protokol Covid-19 kami perhatikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima dan sehat, sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal dalam menjaga pasokan listrik bagi masyarakat," tandasnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0