Dua Anggota TNI Dipukuli dan Diancam Ditembak oleh Gerombolan Pengendara Moge

Meski korban sudah terjatuh, pelaku masih terus melayangkan tendangan dan pukulan disertai kata-kata kasar. Bahkan, terdengar...
Ramses Rianto Manurung - Nasional,Sabtu, 31-10-2020 16:59 WIB
Dua Anggota TNI Dipukuli dan Diancam Ditembak oleh Gerombolan Pengendara Moge
Foto ilustrasi pemukulan/ist

Bukittinggi, Nusantaratv.com-Dua orang anggota TNI menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh Harley Davidson Owners Group Siliwangi Bandung Chapter Indonesia. Akibat peristiwa ini, dua anggota TNI yakni Serda Yusuf dan Serda Mistari menderita luka di sekujur tubuh.

“Akibat kejadian tersebut korban Mistari mengalami luka pada bagian bibir atas, dan Muhammad Yusuf mengalami bengkak di kepala sebelah kiri belakang, dan memar pada pinggang kiri,” kata Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Sabtu (31/10).

Baca juga: Sebanyak 74 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyerangan Mapolsek Ciracas

Bayu menuturkan, berdasarkan informasi kasus pemukulan bermula saat 
21 motor dari komunitas motor gede tersebut melewati Simpang Tarok Kecamatan Guguk Panjang, Bukit Tinggi, Sumatera Barat pada Jumat (30/10). Namun 10 kendaraan tertinggal dan berpapasan dengan kedua korban. Selanjutnya terjadi perselisihan yang mengakibatkan terjadinya pemukulan oleh pelaku BSA, 18, dan MS, 49.

“Atas kejadian tersebut pelapor merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bukittinggi,” jelas Bayu.

Video peristiwa pengeroyokan yang menimpa dua anggota TNI ini viral di media sosial. Dalam video terlihat beberapa pengendara moge memukuli Serda Yusuf dan Serda Mistari hingga terkapar di tanah.

Meski korban sudah terjatuh, pelaku masih terus melayangkan tendangan dan pukulan disertai kata-kata kasar. Bahkan, terdengar suara pelaku mengancam akan menembak korban. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0