Bamsoet Ingin Karakter Anak RI Dibangun dengan Empat Pilar MPR

Hal ini dinyatakan Bamsoet memperingati Hari Anak Nasional 2020
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 23-07-2020 16:26 WIB
Bamsoet Ingin Karakter Anak RI Dibangun dengan Empat Pilar MPR
Ketua MPR Bamsoet bersama siswa dan perkumpulan Lions Indonesia.

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) percaya bahwa anak-anak Indonesia memiliki kemampuan melebihi anak-anak negara lainnya.

Menurutnya begitu banyak anak bangsa yang telah menorehkan prestasi internasional di tengah keterbatasan ekonomi serta sosial. 

Baca juga: Jessica Iskandar Ngevlog Bareng Bamsoet, Bahas Apa? 

Salah satunya Joey Alexander, pianis berusia 13 tahun yang mendapatkan nominasi Grammy Award 2016. Lalu Yuma Soerianto, programmer termuda di konferensi World Wide Developers Conference 2017, yang membuat CEO Apple Tim Cook terkagum.

Ataupun Rafi Abdurrahman Ridwan, desainer disabilitas yang sukses menjadi perancang busana event America's Next Top Model.

"Selain menjadi penyejuk jiwa, anak merupakan masa depan peradaban bangsa. Hal ini menunjukan kuatnya korelasi antara upaya perlindungan anak dengan upaya memajukan bangsa dan negara. Karena itu sangat penting bagi anak-anak Indonesia bisa lahir, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan sosial yang sehat," kata Bamsoet dalam peringatan Hari Anak Nasional bersama Families and Women Specialist Forum, Perkumpulan Lions Indonesia Multi Distrik 307, secara virtual dan kehadiran fisik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2020). 

Bamsoet menyoroti hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja Tahun 2018 yang menyimpulkan dua dari tiga anak remaja atau 67 persen pernah mengalami kekerasan dalam hidupnya. Baik berupa kekerasan emosional, kekerasan fisik, maupun kekerasan seksual. 

Lebih memprihatinkan, kata dia sebagian besar pelaku adalah teman atau sebaya mereka.

"Sebagai rujukan lain, Komisi Perlindungan Anak Indonesia mencatat perbandingan jumlah data kasus kekerasan terhadap anak dari tahun 2011 hingga 2018. Pada tahun 2011 tercatat kekerasan terhadap anak sebanyak 2.178 kasus, dan pada tahun-tahun berikutnya cenderung mengalami peningkatan, hingga pada tahun 2018 tercatat sebanyak 4.885 kasus," jelas Bamsoet.

Bahkan dalam suasana pandemi Covid-19, menurutnya kekerasan terhadap anak masih terjadi. Mengacu data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) terdapat 3.000 kasus kekerasan terhadap anak sejak 1 Januari hingga 19 Juni 2020, yang meliputi 852 kekerasan fisik, 768 psikis, dan 1.848 kasus kekerasan seksual.

"Beragam kekerasan terhadap anak tersebut harus kita respon dengan serius. Upaya preventif harus menjadi langkah utama. Pembekalan pengetahuan yang mencukupi mengenai perlindungan diri bagi anak-anak kita, harus ditanamkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan sosial di sekitar kita," tutur Kepala Badan Bela Negara FKPPI.

Bamsoet pun menilai, lompatan kemajuan teknologi yang di satu sisi menawarkan berbagai kemudahan, di sisi lain juga menyimpan potensi dampak negatif yang mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak.

Kejahatan berbasis siber (cyber crimes) dan perundungan (bullying) melalui media sosial adalah beberapa contohnya.

"Kecanduan mengakses internet mendorong anak-anak menjadi anti sosial. Melalui internet pula, pornografi dan berbagai paham radikal dengan mudahnya meracuni alam fikiran anak-anak. Karena itu, penting bagi kita untuk membangun karakter anak-anak kita agar mampu membentengi diri mereka dari berbagai pengaruh negatif. Salah satunya melalui Empat Pilar MPR RI," tandas mantan Ketua DPR RI. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Bintang Puspayoga, Ketua Family and Women’s Specialist Forum Perkumpulan Lions Indonesia Multi Distrik 307, yang juga Anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta, Sylviana Murni, serta Ketua Dewan Gubernur Perkumpulan Lions Indonesia Yodianto Jaya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0