Azan di Petamburan Ajak Jihad, Muhammadiyah Minta Polisi Usut

Menurut Abdul tak ada hadis yang menjadi dasar azan tersebut
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 30-11-2020 17:16 WIB
Azan di Petamburan Ajak Jihad, Muhammadiyah Minta Polisi Usut
Abdul Mu'ti. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Beredar video azan yang menyelipkan lafaz 'hayya alal jihad', yang viral di media sosial. Muhammadiyah meminta kepolisian mengusut peristiwa itu. 

"Aparatur keamanan dapat melakukan penyelidikan dan memblokir supaya video azan tersebut tidak semakin beredar dan meresahkan masyarakat. Balitbang Kementerian Agama dapat segera meneliti," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Doni Monardo: Rizieq Harus Kooperatif, Kami Tindak Tegas Siapa Pun 

Di sisi lain, kata Abdul, dirinya tak menemukan hadis yang sesuai dengan azan tersebut. 

"Saya belum menemukan hadis yang menjadi dasar azan tersebut. Saya juga tidak tahu apa tujuan mengumandangkan azan dengan bacaan 'hayya alal jihad'," kata dia.

Abdul menegaskan, ormas Islam di Indonesia wajib mengajak anggotanya berbuat kebaikan. 

"Ormas-ormas Islam perlu segera memberikan tuntunan kepada para anggota agar tetap teguh mengikuti ajaran agama Islam yang lurus," jelasnya.

Sementara, Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar mengakui azan yang menyelipkan kata jihad ada di masjid kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Menurut Aziz, seruan seperti itu wajar, lantaran masyarakat menganggap ada ketidakadilan.

"Iya benar. Macam-macam itu di mana-mana ada di Petamburan, ada di Bogor," kata Aziz. 

"Saya rasa itu wajar karena masyarakat melihat ketidakadilan melihat kezaliman luar biasa kepada ulama dan habaib karena tidak sepaham dengan pemerintah. Kan seharusnya tidak seperti itu, masyarakat kan diajarin pemerintah demokrasi Pancasila seperti apa menghargai pendapat, keadilan, dan kesetaraan di depan hukum," imbuh Aziz.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0