Anji Ragu Bahaya Corona, Yuri: Biar Saja, Apa 2 Juta Follower-nya Kanak-kanak?

Pemerintah yakin masyarakat sudah cerdas dan tak terpengaruh
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 20-07-2020 11:19 WIB
Anji Ragu Bahaya Corona, Yuri: Biar Saja, Apa 2 Juta Follower-nya Kanak-kanak?
Akun Instagram Anji.

Jakarta, Nusantaratv.com - Musisi Anji meragukan bahaya virus corona. Hal ini diutarakan melalui akun Instagram miliknya, menyikapi sebuah foto karya pewarta foto National Geographic, Joshua Irwandi, yang menunjukkan sesosok jenazah pasien Covid-19 yang dibungkus plastik. 

Anji ragu akan keganasan virus, salah satu penyebabnya lantaran melihat fotografer tersebut diperbolehkan masuk untuk mengambil gambar jenazah pasien corona, yang padahal menurutnya keluarga saja tak diizinkan masuk. 

Baca juga: Kasus Positif Salip China, RI Bisa Jadi Episentrum Penyebaran Corona 

Menanggapi hal itu, juru bicara pemerintah dalam penanganan corona Achmad Yurianto, mengaku tak terlalu khawatir dengan pernyataan Anji yang bisa mempengaruhi pandangan masyarakat yang mengidolakannya. 

Sebab, kata dia, masyarakat terutama pengikutnya di Instagram, bukan anak-anak yang mudah digiring opininya. 

"Biar saja. Apakah 2 juta follower-nya kanak-kanak yang enggak punya pertimbangan rasional?" ujar Yurianto, Senin (20/7/2020). 

Yurianto menilai, masyarakat sudah memahami jika corona merupakan penyakit berbahaya. Terlebih jumlah pasien yang meninggal dunia di Indonesia akibat Covid-19 sudah lebih dari 4 ribu orang.

"Sakit itu pilihan. Makin dikomentari makin besar kepala," ucap Yuri, sapaan Achmad Yurianto.

Yurianto berpandangan, apa yang dilakukan Anji tak lebih dari sekadar mencari popularitas. Karenanya ia meminta publik tak terpancing.

"Kita akan membantu popularitasnya. Kepancing semua. Coba pikir sekarang di saat mulai tidak populer, apa yang akan dilakukan?" jelasnya. 

Dirjen P2p Kementerian Kesehatan itu percaya, masyarakat Indonesia sudah cerdas dan tak mudah terpengaruh. Hal ini berkaca pada pengalaman sebelumnya. 

"Apakah masyarakat kita sedemikian bodohnya? Apakah ini hal pertama terjadi? Kita masih ingat orang nyentrik dari Surabaya, terus influencer perempuan. Apa ada yang ngikuti?" tandasnya. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0