Rektor Unnes Dilaporkan ke KPK!

Jadi yang kami maksud komponen itu anggaran keuangan yang bersumber dari mahasiswa baik dari luar mahasiswa pada masa pandemi...
Raymond - Nasional,Selasa, 17-11-2020 13:30 WIB
Rektor Unnes Dilaporkan ke KPK!
Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Nusantaratv.com - Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman dilaporkan oleh mahasiswanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan tindak pidana korupsi. Frans Josua Napitu melaporkan, karena sebelumnya ada dugaan kuat terkait tata kelola keuangan yang dianggap tidak wajar.

"Jadi yang kami maksud komponen itu anggaran keuangan yang bersumber dari mahasiswa baik dari luar mahasiswa pada masa pandemi Covid-19 ini," tegasnya, hari ini.

Ia mengatakan, bahwa tindak pidana korupsi merupakan upaya yang tidak dibenarkan. Terkait materi pokok pelaporan apa yang disampaikan KPK, Frans enggan menjelaskan lebih detail.

"Soal komponennya, saya belum bisa buka ke publik. Karena menghargai proses yang ada di KPK, dan agar tidak berdampak pada kerja KPK ke depan. Sebagai pelapor, saya pastikan komponen ini jadi bahan bahasan yang menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa," jelasnya.

Adapun menurutnya, tindakan korupsi merupakan kejahatan berat. Dimana ancaman hukumannya berupa hukuman mati sebagaimana diatur dalam UU Nomor 20 tahun 2001 Jo UU Nomor 32 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Selain laporan tertulis, saya juga melampirkan dokumen dan data pendukung lainnya yang telah disampaikan secara langsung ke KPK. Data tersebut nantinya dapat diolah dan dikembangkan sesuai prosedur yang ada," sambung Frans.

Ia pun mendesak agar KPK segera memproses pelaporan ini dengan profesional dan melakukan pengembangan kasus ini. "Terlapor harus bersikap kooperatif dan mengikuti alur proses hukum yang ada. Langkah yang ditempuh dengan membuat laporan ke KPK adalah langkah yang sah secara hukum karena memiliki payung hukum," sambung Frans.

Seperti diketahui, pihak Universitas telah mengembalikan dirinya kepada orang tuanya selama enam bulan atas perbuatannya mengadukan pihak Rektor Unnes ke KPK. "Fokus pada substansi, saya akan hadapi dengan bahagia," tutupnya.

Sementara itu, Kepala UPT Humas Unnes Muhammad Burhanudin mengaku sampai saat ini Rektor Unnes belum mengetahui materi aduan yang disampaikan oleh Frans. Padahal, Unnes mengaku telah menjalankan aturan dan kebijakan pemerintah untuk menciptakan pengelolaan kampus yang sehat. Bahkan sudah 10 kali berturut-turut telah memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dalam tata kelola keuangan Unnes tetap mengedepankan prinsip zona integritas dan transparansi.

"Jadi yang dimaksudkan tuduhan korupsi pada bidang apa? Dalam proses penggunaan keuangan, Unnes taat azas sesuai aturan yang berlaku. Pak Rektor yakin bahwa KPK akan profesional dalam menangani setiap aduan yang ada," tegasnya singkat.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0