New Normal Pendidikan, Legislator Minta Gugus Tugas COVID-19 Bangun 'Care Center' Bagi Anak

New Normal di Sektor Pendidikan Tidak Sejalan Dengan Sektor Lainnya.
Adiantoro - Nasional,Kamis, 18-06-2020 19:21 WIB
New Normal Pendidikan, Legislator Minta Gugus Tugas COVID-19 Bangun 'Care Center' Bagi Anak
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk menyiapkan 'care center' sebagai solusi dari penerapan kenormalan baru (new normal) di sektor pendidikan.

Dia mengatakan, new normal di sektor pendidikan tidak sejalan dengan sektor lainnya.

Apakah mungkin Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 membuat semacam emergency student care atau day care bagi mereka? Bisa dibuat berbasis komunitas di tingkat kelurahan atau desa, untuk mengakomodasi orang tua yang kesulitan dalam mengawasi anak-anaknya - kata Hetifah saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2020), dilansir dari laman resmi DPR RI.

Baca Juga: Dukung Belajar dari Rumah, NTV Tayangkan Program-Program TV Edukasi 

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, beberapa waktu lalu sudah diputuskan 94 persen siswa akan tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Sementara, sebagian orang tuanya sudah mulai kembali bekerja di era kenormalan baru ini. Jika demikian, maka akan banyak anak-anak yang berada di rumah tanpa pengawasan.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menambahkan, tidak masuknya anak ke sekolah tanpa disertai pengawasan orang tua, justru bisa menimbulkan dampak negatif bagi penularan virus corona (COVID-19).

Kalau anak-anak tidak sekolah, dan di rumahnya tidak ada siapa-siapa, wajar sekali sebagai anak untuk keluar dan mencari teman-temannya. Jika anak malah jadi sering bermain ramai-ramai, ini tentu kontraproduktif dengan tujuan kita menutup sekolah, yaitu untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 - terangnya.

Untuk itu, dia berharap Pemerintah tidak menganggap sepele, karena ini bisa saja terjadi secara menyeluruh di berbagai daerah.

Bisa dicontoh penerapan child care center ini di negara-negara lain seperti Singapura atau Australia, dan bagaimana itu dapat diselenggarakan secara murah dan terjangkau oleh semua kalangan - tukas Hetifah.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0