Namanya Dicatut Oknum untuk PPDB, Ini Klarifikasi Wagub Jateng Gus Yasin

Gus Yasin Minta Masyarakat Terbuka dan Jujur Dalam Proses Pelaksanaan PPDB.
Adiantoro - Nasional,Jumat, 26-06-2020 11:16 WIB
Namanya Dicatut Oknum untuk PPDB, Ini Klarifikasi Wagub Jateng Gus Yasin
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. (Humas Jateng)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengaku mendapat laporan namanya dicatut orang tua wali murid untuk pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kudus.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu pun melakukan klarifikasi. Dia memastikan tidak pernah memberikan rekomendasi apapun kepada wali murid.

Gus Yasin juga menyampaikan tidak pernah berkomunikasi dengan siapapun baik itu kepala sekolah, panitia PPDB ataupun Kepala Dinas untuk menerima siswa titipan.

Saya katakan bahwa di sini saya tidak pernah bertelepon atau menyuruh seseorang untuk memberikan masukan kepada kepala sekolah atau panitia, atau kepala dinas sendiri pun, saya tidak pernah mengkonfirmasi itu - tegas Gus Yasin, dikutip dari website resmi Pemprov Jateng, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga: Teguran Tegas Gubernur, 1.007 Pendaftar PPDB Cabut SKD

Dia meminta masyarakat untuk terbuka dan jujur dalam proses pelaksanaan PPDB. Apabila ada keluhan dan kendala, cukup disampaikan ke dinas terkait.

Itu (PPDB) juga sudah ada aturannya. Berapa persen dari zonasinya, berapa persen dari masyarakat yang tidak mampu, berapa persen dari orang-orang yang berprestasi. Maka kita taati saja, ikuti saja jalurnya, pendaftaran sudah jelas - terangnya.

Gus Yasin juga meminta pada kepala sekolah dan panitia PPDB untuk tidak menghiraukan jika ada yang membawa namanya agar anaknya diterima di sekolah tertentu.

Selain itu, dia juga berpesan pada orang tua siswa untuk mengajarkan kejujurann pada anaknya terkait dengan proses PPDB ini.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kudus, Shodiqun mengatakan sempat ditelepon seseorang yang mengaku sebagai utusan Wagub Jateng untuk memasukkan seorang siswa di sekolah itu.

Meski begitu, Shodiqun mengatakan tak lantas percaya. Dia menjawab jika pelaksanaan PPDB sudah dilakukan secara online dengan menggunakan sistem yang sesuai aturan.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0