Mayoritas Sekolah Tak Siap Belajar Tatap Muka, Piye Iki Pak Nadiem?

Dari hasil pengawasan tersebut, diketahui bahwa hanya 16,32 persen sekolah yang siap melaksanakan pembelajaran tatap muka,...
Ramses Rianto Manurung - Nasional,Selasa, 01-12-2020 22:55 WIB
Mayoritas Sekolah Tak Siap Belajar Tatap Muka, Piye Iki Pak Nadiem?
Foto ilustrasi anak sekolah di era pandemi/ist

Jakarta, Nusantaratv.com-Mayoritas sekolah di Indonesia tidak siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. 

Demikian diungkapkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Berdasarkan hasil pengawasan terhadap sekolah yang dilakukan pada Juni hingga November 2020, hanya 16,32 persen sekolah yang siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Hal ini merupakan catatan bagi KPAI dalam memberikan masukan kepada pemerintah terkait keberpihakan dan upaya memastikan sekolah, guru, peserta didik, dan lingkungan belajar dapat terbangun dalam ekosistem yang sehat," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, Selasa (1/12/2020).

Dikatakan harus ada komitmen bagi pemerintah daerah dalam melakukan politik anggaran bila pembelajaran tatap muka benar-benar dilaksanakan kembali pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021.

Baca juga: Lebih dari 543 Ribu Orang di RI Tertular Corona

Pengawasan dilakukan terhadap 49 sekolah dari jenjang SD hingga SMA/SMK di 21 kabupaten/kota di delapan provinsi.

Dari hasil pengawasan tersebut, diketahui bahwa hanya 16,32 persen sekolah yang siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, sedangkan 83,68 persen lainnya belum siap.

Pengawasan tersebut juga menemukan beberapa temuan lain yakni terjadi buka tutup sekolah beberapa kali karena perubahan status zona lokasi sekolah, dan 49 sekolah belum siap dengan infrastruktur dan protokol kesehatan dengan adaptasi kebiasaan baru.

Selain itu, belum ada peta kesiapan sekolah dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dan belum ada pemetaan materi yang akan diberikan dalam pembelajaran tatap muka dari sekolah yang telah melakukan uji coba.

Diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim belum lama ini mengumumkan bahwa pembelajaran secara tatap muka akan dilaksanakan pada Januari 2021. Banyak pihak mempertanyakan kebijakan tersebut. Pasalnya, hingga kini penanganan pandemi covid-19 belum menunjukan hasil yang memuaskan. Angka penularan masih sangat tinggi dan terus bertambah.  

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0