Kemenag Pastikan Kenaikan Dana BOS Madrasah dan Pesantren Rp890 Miliar Segera Cair

Kenaikan Dana BOS Madrasah dan Pesantren Sebenarnya Sudah Dialokasikan Dalam Anggaran Kemenag 2020.
Adiantoro - Nasional,Senin, 19-10-2020 10:25 WIB
Kemenag Pastikan Kenaikan Dana BOS Madrasah dan Pesantren Rp890 Miliar Segera Cair
Menag Fachrul Razi. (Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi siswa madrasah dan santri pesantren pada 2020 tetap naik. Kenaikan BOS 2020 sebesar Rp100 ribu persiswa atau santri.

Alhamdulillah, dana BOS Madrasah dan Pesantren 2020 tetap naik Rp100 ribu per siswa atau santri - tegas Menag Fachrul Razi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Kepastian kenaikan anggaran BOS 2020 ini diperoleh setelah usulan Kementerian Agama terkait tambahan anggaran BOS disetujui oleh Kementerian Keuangan - lanjutnya.

Baca Juga: Hore! Bantuan Pesantren Tahap III Rp578,62 Miliar Segera Cair, Dibagikan Pekan Depan

Menteri asal Banda Aceh itu mengungkapkan tambahan anggaran yang diusulkan dan disetujui sekitar Rp890 miliar. Anggaran ini akan didistribusikan untuk BOS 3.894.365 siswa MI, 3.358.773 siswa MTs, dan 1.495.294 siswa MA.

Selain itu, jelas Menag Fachrul Razi, tambahan BOS juga akan diberikan untuk kebutuhan pembelajaran 27.540 santri PP Salafiyah Ula, 114.517 santri PP Salafiyah Wustha, 18.562 santri PP Salafiyah Ulya.

Juknis pencairan kenaikan anggaran dana BOS ini sudah selesai dan akan segera dilakulan proses pencairan - jelasnya.

Kenaikan dana BOS Madrasah dan Pesantren sebenarnya sudah dialokasikan dalam anggaran Kemenag 2020. Namun, alokasi kenaikan ini sempat tertunda karena adanya penghematan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Dalam Rapat Kerja Kemenag dengan Komisi VIII DPR pada 8 September 2020, penundaan ini dibahas bersama. Raker menyepakati rencana kenaikan dana BOS madrasah dan pesantren tetap dilanjutkan.

Menindaklanjuti kesepakatan ini, Menag Fachrul Razi bersurat ke Menteri Keuangan (Menkeu) pada 10 September 2020 dan usulan tersebut disetujui.

Saya berharap kenaikan anggaran sebesar Rp100 ribu per siswa atau santri ini bisa dimanfaatkan madrasah dan pesantren untuk optimalisasi pembelajaran jarak jauh dan pencegahan penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan - tukas mantan Wakil Panglima TNI (1999-2000) itu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0