Warga DKI yang Tolak Swab Bisa Didenda Hingga Rp7 Juta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengingatkan kepada warga DKI agar tidak menolak tes swab.
Supriyanto - Nasional,Senin, 23-11-2020 18:50 WIB
Warga DKI yang Tolak Swab Bisa Didenda Hingga Rp7 Juta
Wagub DKI Jakarta A Riza Patria

Nusantaratv.com -Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengingatkan kepada warga DKI agar tidak menolak tes swab. Bagi warga yang menolak tes swab untuk penelusuran kasus covid-19 bisa kena sanksi denda uang hingga Rp7 juta.

Ketentuan ini juga berlaku bagi warga Petamburan, Jakarta pusat yang sempat dikabarkan menolak tes swab setelah menghadiri acara pernikahan putri Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

“Terkait swab memang ada ketentuan di Perda tidak boleh menolak, termasuk divaksin itu enggak boleh menolak,” kata Riza di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11).

“Denda maksimal sampai Rp 5 juta. Bahkan kalau ada tindakan kekerasan bisa sampai Rp 7 juta. Nanti kita dari pihak Pemprov, Dinkes akan terus berupaya agar seluruh masyarakat yang ada dalam kerumunan yang berpotensi ada gejala dan sebagainya terpapar virus korona kita minta tes swab,” imbuhnya.

Untuk pelaksanaan tes swabnya bisa dilakukan oleh Puskesmas, Rumah Sakit, maupun organisasi masyarakat (ormas) juga bisa melakukan tes swab secara mandiri. Jadi tidak melulu harus dilakukan oleh Pemprov DKI. 

Baca Juga: Kapolres Jakpus Kirim Pesan ke Habib Rizieq, Apa Isinya?

Penelusuran terkait kasus positif covid-19 pun terus dilakukan seperti di Tebet dan Petamburan setelah terjadi kerumunan massa Rizieq Shihab.

“Ya semua yang positif akan dilakukan kontak tracing dan treatment, prinsipnya kita minta masyarakat lebih disiplin, patuh dan taat,” pungkas Riza.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0