Survei UI : Banyak Warga Indonesia Masih Percaya Corona Itu Konspirasi

Survei dilakukan dari 14 hingga 30 September dengan 772 responden
Sarah Fiba - Nasional,Selasa, 10-11-2020 09:27 WIB
Survei UI : Banyak Warga Indonesia Masih Percaya Corona Itu Konspirasi
(AP)

Nusantaratv.com- Sejumlah pakar kesehatan Universitas Indonesia yang tergabung dalam Tim Riset Inovasi dan Tata Kelola Cluster (CIGO), berkolaborasi dengan Tanoto Foundation, melakukan survei guna mempelajari bagaimana pandemi Covid-19 telah memengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia.

Mereka melakukan survei yang terkait dengan sikap masyarakat terhadap resesi ekonomi, serta kebiasaan berbelanja selama krisis kesehatan.

Survei dilakukan dari 14 hingga 30 September dengan 772 responden dari Jabodetabek.

Hasilnya mengejutkan, sejumlah warga Jabodetabek masih meyakini bahwa pandemi Covid-19 adalah "konspirasi yang diracik oleh elit global".

Juru bicara UI Amelita Luisa mengatakan, hasil penelitian menunjukkan bahwa 21 persen dari responden, atau 150 orang, percaya bahwa Covid-19 adalah konspirasi yang dibuat oleh elit global.

"Sebagian besar responden yang percaya pada konspirasi Covid-19 berusia antara 25 dan 40 tahun, berpendidikan sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas, dan pengeluaran bulanan sekitar Rp 2,5 juta, "katanya dikutip kompas via Asiaone, Selasa (10/11). 

Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar dari responden percaya,  penyakit tersebut hanya berbahaya bagi lansia dan orang yang memiliki kondisi mendasar.

Serta, sebagian responden masih belum mengetahui cara memakai masker yang benar, meski mereka sadar bahwa mereka harus mematuhi protokol kesehatan.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa selama wabah tersebut, responden menghabiskan lebih banyak untuk berbelanja makanan dan lebih sedikit pada sektor sekunder dan tersier, yang meliputi perjalanan, transportasi, otomotif, dan perhiasan.

Di sisi lain, Indonesia mencatat lebih dari 4.000 kasus Covid-19 baru dalam dua hari dalam seminggu terakhir.

Hingga Selasa (10/11), Indonesia telah mencatat 440.569 kasus  dengan 14.689 kematian.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0