Sekeluarga Positif Corona, Ngamuk Saat Dievakuasi

Mereka menolak saat hendak dievakuasi ke RS Darurat Wisma Atlet
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 10-07-2020 15:19 WIB
Sekeluarga Positif Corona, Ngamuk Saat Dievakuasi
Evakuasi satu keluarga di Duri Kepa. (Ist)

Jakarta, Nusantaratv.com - Satu keluarga di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tertular virus corona. Hal ini diketahui setelah mereka menjalani tes swab massal di Pasar Patra Duri Kepa. 

Meski begitu, mereka menolak saat hendak dievakuasi ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020). Bahkan keluarga itu sempat terlibat cekcok mulut dengan petugas. 

Baca juga: Sebanyak 99 Prajurit TNI AD di Cimahi Terpapar Corona 

Rekaman video penolakan evakuasi sempat viral di media sosial. 

"Itu kejadiannya kemarin, sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka sempat menolak saat akan kita evakuasi ke Wisma Atlet, tapi dengan pendekatan warga, pengurus warga, aparat, alhamdulillah akhirnya mereka bersedia," ujar Lurah Duri Kepa Marhali, Kamis (9/7/2020).

Ada pada video, nampak petugas medis dari Puskesmas Kebon Jeruk yang didampingi anggota Satuan Polisi Pamong Praja membujuk pasien. 

Tapi pasien meminta petugas medis untuk tak menjemputnya. Hingga akhirnya petugas medis yang semula bersabar, naik pitam dan sama-sama berkata-kata dengan nada tinggi.

Marhali menjelaskan, mulanya yang diketahui tertular corona ialah kepala keluarga, yang merupakan pedagang di Pasar Patra.

Bersama 26 orang, kepala keluarga itu dinyatakan terinfeksi Covid-19.

"Kan kalau kita swab test itu, salah satu anggota keluarga ada yang dinyatakan positif, maka anggota keluarganya yang lain kita lakukan swab test juga," kata dia.

Seluruh pasien lalu diminta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Tapi empat orang yang merupakan satu keluarga ini, justru tak disiplin selama melakukan isolasi mandiri.

Marhali menuturkan, empat orang tersebut telah menjalani tes swab kedua. Hasilnya, mereka masih dinyatakan positif corona. 

"Yang negatif istrinya. Bapak dan anak-anaknya masih positif," kata dia. 

"Kalau warga lainnya udah ada yang negatif, tapi masih tetap harus menjalani isolasi mandiri sampai hasil swab test berikutnya menunjukkan kalau mereka memang sudah negatif covid-19," imbuh Marhali. (Antara) 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0