Rizieq Dibolehkan Berkerumun, Dokter Tirta: Ngapain PSBB Transisi?

Tirta meminta pemerintah pusat dan daerah tak tebang pilih
Mochammad Rizki - Nasional,Minggu, 15-11-2020 19:21 WIB
Rizieq Dibolehkan Berkerumun, Dokter Tirta: Ngapain PSBB Transisi?
Dokter Tirta.

Jakarta, Nusantaratv.com - Banyak pihak mengkritik Satgas Covid-19 dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tak menindak pelanggaran protokol kesehatan di acara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. 

Di antaranya relawan Covid-19, Dokter Tirta Mandhira Hudi.

Baca juga: Didenda Rp 50 Juta Gara-gara Langgar Prokes, Ini Reaksi Pihak Rizieq 

Menurut Dokter Tirta, Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat tak bersikap tegas atau menindak kerumunan massa di acara acara pernikahan dan Maulid Nabi Muhammad yang digelar Rizieq. 

Ia menyayangkan pemerintah hanya menindak warga biasa, dan tak berani memberikan sanksi kepada kelompok tertentu.

"Jika memang ada kerumunan dan kalian memaksa ada razia masker, jangan tebang pilih, buka semuanya, ngapain ada PSBB transisi jika ada seorang tokoh publik dengan massa yang banyak (dan) kalian takut," ujar Tirta dalam video yang ia unggah di akun Instagram-nya, dikutip Minggu (15/11/2020).

Dalam kesempatan itu, Tirta juga menyindir Satgas Covid-19 yang memberikan 20 ribu masker kepada massa yang menghadiri acara pernikahan anak Rizieq. 

Padahal dalam aturan yang dibuat pemerintah, penyelenggaraan pesta pernikahan harus dibatasi jumlah orang yang hadir.

"Di sini dipertanyakan ketegasan dari pemerintah DKI, Satgas Covid DKI, Satgas Covid Nasional, BNPB, Kementerian Kesehatan dan, IDI. Kemana kalian? Jika memang kerumunan dikarenakan pernikahan dengan target puluhan ribu orang sampai ditutup jalan protokol boleh, kenapa wedding yang lain tidak boleh (digelar)?" tandasnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0