Menag Ingatkan Pesantren Bersiap Adaptasi Regulasi Ponpes

Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan entitas pondok pesantren agar bersiap mengadaptasi secara cepat implentasi Undang-Undang...
Mooda S. - Nasional,Kamis, 22-10-2020 14:11 WIB
Menag Ingatkan Pesantren Bersiap Adaptasi Regulasi Ponpes
Menag Ingatkan Pesantren Bersiap Adaptasi Regulasi Ponpes

Nusantaratv.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan entitas pondok pesantren agar bersiap mengadaptasi secara cepat implentasi Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren.

Fachrul kepada wartawan di Jakarta, Kamis, mengatakan saat ini Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang pelaksaan beleid UU18/2019 telah melalui Uji publik. Uji publik Perpres tantang ponpes juga hampir kelar, sehingga Menag mengingatkan kesiapan pesantren.

"Undang-udang ini memberikan afirmasi, rekognisi dan fasilitas terhadap pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat," kata Menag dalam momentum peringatan Hari Santri 2020.

Secara umum, dua peraturan turunan UU18/2019 mengamanatkan pesantren menjadi resmi sebagai lembaga pendidikan formal yang diakui ijazahnya, sebagaimana jenjang pendidikan umum. Hal ini tentunya akan menimbulkan konsekuensi berupa penyiapan sumber daya, pembiayaan dan lain-lain.

Menurut dia, implementasi regulasi tentang pesantren itu akan menjadi hadiah termanis dari pemerintah untuk kalangan pesantren.

Sebelumnya, UU Pesantren telah diundangkan sejak September 2019, tetapi peraturan pelaksanaanya masih melalui serangkaian pembahasan dan uji publik.

Undang-undang tersebut akan menjadi angin segar bagi kalangan pesantren yang dalam praktiknya blum banyak mendapatkan perhatian. Dalam implementasinya, lulusan pesantren akan mendapat ijazah yang diakui negara dan berhak melanjutkan pendidikan ke jenjang manapun.

Dampak yang dirasakan nantinya, santri pondok pesantren dapat melanjutkan ke sekolah formal seperti Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, SMP, SMA, SMK dan juga perguruan tinggi.

"Maka, peraturan yang kami buat bertujuan agar udang-undang pesantren implementatif dan berguna bagi pesantren," kata Menag.

Fachrul mengatakan Perpers terkait UU Pesantren, di antaranya akan mengatur regulasi mengenai pembiayaan pesantren. Sedangkan PMA tentang regulasi itu akan membahas tata laksana teknis pendirian dan penyelenggaraan pesantren dan jenjang pendidikannya, meliputi muadalah, diniyah formal dan mengaji kitab kuning. (Antara)

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0