Kisah Renovasi Istiqlal: Imam Besar Sempat Bandingkan dengan GBK

Menurut Nasaruddin renovasi Istiqlal berlangsung sangat cepat
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 29-10-2020 21:11 WIB
Kisah Renovasi Istiqlal: Imam Besar Sempat Bandingkan dengan GBK
Proses renovasi Masjid Istiqlal. (Republika)

Jakarta, Nusantaratv.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengisahkan proses renovasi tempat peribadatan itu, yang kini mulai rampung. 

Menurutnya, renovasi ini merupakan pertama kali dilakukan sejak Istiqlal berdiri.

Baca juga: Dewan Muslim Perancis Kutuk Serangan di Nice 

"Saya perlu jelaskan, renovasi inilah pertama dilakukan semenjak Istiqlal," ujar Nasaruddin di acara Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa yang disiarkan dari Masjid Istiqlal, Jakarta (29/10/2020).

Nasaruddin mengungkapkan, dulunya Istiqlal tidak memiliki ruang parkir yang luas. Kini, seiring waktu berjalan, jumlah jemaah Masjid yang menggunakan kendaraan terus meningkat. 

"Kita tadinya nggak punya tempat parkir yang luas, karena waktu merancang masjid ini mungkin hanya, ya waktu itu belum banyak mobilnya. Tapi setiap jumat, meresahkan para pengguna jalan karena banyak mobil yang terparkir di Masjid Istiqlal," jelasnya.

Atas itu, ia mengusulkan Masjid Istiqlal direnovasi. Permintaan renovasi ini ia sampaikan langsung saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) datang ke Istiqlal. 

"Maka pada waktu itu dalam kesempatan bapak Presiden datang ke tempat ini, saya sampaikan ke beliau,  'Bapak dan alhamdulillah Stadion Senayan luar biasa kinclong sekarang ini', (Jokowi menjawab) 'Oh iya bagus, semua total kita perbaiki renovasi besar-besaran'," tutur Nasaruddin.

"Terus saya nyeletuk, 'Bapak kapan kiranya Masjid Istiqlal, belum pernah tersentuh'. 'Oh iya', maka jalan lah beliau dan saya tunjukkan bahwa Pak itu sudah kumuh, dan maka inilah hebatnya beliau," imbuhnya.

Nasaruddin menjelaskan, permintaan renovasi ini tak butuh waktu lama untuk diwujudkan. Di hari yang sama, ia mengaku langsung dihubungi Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, guna persiapan renovasi.

"Belum (Jokowi) sampai Istana, belum setengah jam abis ketemu dari sini saya di telepon oleh Menteri PUPR. 'Pak Imam Besar saya mau menghadap', saya bilang 'Pak kami lah yang menghadap, saya rakyat bapak menteri'. 'Nggak saya dapat perintah Bapak Presiden diminta untuk merenovasi Masjid Istiqlal', sedemikian cepatnya itu Pak Jokowi. Tidak lama kemudian datanglah dengan lengkap didampingi seluruh dirjen, keliling apa apa yang mau diperbaiki," jelasnya.

Nasaruddin mengaku salut dengan Jokowi, lantaran bergerak sangat cepat. Menurut dia, seketika Istiqlal langsung ditutup untuk proses renovasi.

"Saya salut ama beliau dalam tempo yang sangat singkat, mungkin saya nggak tahu bagaimana sistem penganggarannya, langsung tidak lama setelah itu dipasang tanda-tanda bahwa ini akan direnovasi. Waktu itu terpaksa kita tutup Istiqlal," tuturnya.

Kini, renovasi Istiqlal telah hampir selesai dan siap kembali dibuka untuk umum.

"Bertepatan dengan penutupan itu, juga datang Covid nah jadi sepertinya Allah mengatur semuanya begitu, begitu Covid  ini akan selesai pembangunan ini juga sudah hampir rampung dan bisa dibuka buat umum, subhanallah," tandasnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0