Jika Kerumunan Pilkada Dibiarkan Pemerintah, FPI Ancam Gelar Reuni 212

Reuni 212 sebelumnya diputuskan ditunda
Mochammad Rizki - Nasional,Selasa, 17-11-2020 18:47 WIB
Jika Kerumunan Pilkada Dibiarkan Pemerintah, FPI Ancam Gelar Reuni 212
Imam Besar FPI Rizieq Syihab. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - FPI, PA 212, dan GNPF Ulama memutuskan menunda penyelenggaraan reuni 212, usai tak mendapat izin penggunaan Monas. 

Meski begitu, reuni 212 akan tetap digelar jika pemerintah membiarkan kerumunan di Pilkada 2020.

Baca juga: Polri Tak Izinkan Reuni 212 

"Pelaksanaan reuni 212 tahun 2020 ditunda untuk sementara dengan mengamati pelaksanaan pilkada serentak 2020, jika ada pembiaraan kerumunan oleh pemerintah maka reuni 212 tahun 2020 akan tetap digelar di waktu yang tepat," tulis FPI, PA 212, dan GNPF Ulama dalam keterangannya, Selasa (17/11/2020).

Sebagai pengganti reuni 212, dialog nasional yang menghadirkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab bersama 100 tokoh dan ulama digelar. Dialog itu dijanjikan akan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

FPI, GNPF U, dan PA 212 pun meminta para alumni 212 untuk mengadakan istighosah pada 2 Desember, agar pandemi Covid-19 diangkat dari Indonesia. 

Istighosah itu juga diharapkan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan.

"Pelaksanaan Istighosah dilaksanakan di masjid-masjid, mushola, pondok pesantren, majelis taklim dengan wajib melaksanakan Protokol Covid-19 dengan memakai masker, menjaga jarak, serta tidak dilaksanakan diruang terbuka seperti lapangan," tandas FPI-GNPF U-PA 212.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0