Demo di Patung Kuda Rusuh, Lalin Dari HI ke Monas Ditutup

Tidak tampak ada kendaraan melintas di Bundaran HI ke arah Thamrin, Jakarta Pusat.
Ramses Rianto Manurung - Nasional,Selasa, 13-10-2020 17:50 WIB
Demo di Patung Kuda Rusuh, Lalin Dari HI ke Monas Ditutup
Aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda Arjuna Wijaya berakhir ricuh, Selasa (13/10/2020)/ist

Jakarta, Nusantaratv.com-Aksi unjuk rasa tolak Undang Undang Cipta Kerja di Patung Kuda Arjuna Wijaya Jakarta, Selasa (13/10/2020) sore berakhir ricuh. Kerusuhan pecah setelah sekelompok massa berperawakan remaja memprovokasi polisi yang berjaga. 

Situasi memanas setelah massa tersebut berusaha merusak kawat berduri yang dibentangkan di Jalan Merdeka Barat. Tak hanya itu, mereka juga melempari aparat dengan batu dan botol plastik. Aksi pelemparan semakin masif. Akhirnya petugas menembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Polisi pun menutup arus lalu lintas di Bundaran HI yang mengarah ke Monas.
Pantauan di lokasi pukul 16.50 WIB, arus lalu lintas dari arah Semanggi ke Monas ditutup mulai dari Bundaran HI. Kendaraan dari arah Semanggi diputar balik di Bundaran HI, tepatnya di depan Hotel Grand Hyatt.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda Rusuh

Lalu lintas di Bundaran HI dipasangi road barrier. Sejumlah aparat kepolisian juga tampak berjaga-jaga di lokasi dan melakukan pengaturan lalu lintas. Tidak tampak ada kendaraan melintas di Bundaran HI ke arah Thamrin, Jakarta Pusat. Sementara sebaliknya, arus lalu lintas dari arah Monas menuju Semanggi tetap dibuka.

Pantauan di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, polisi memukul mundur massa ke arah Bundaran HI, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan Budi Kemuliaan. Polisi mengendarai motor dan kendaraan taktis memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata.

Massa pun kocar-kacir menerima tembakan gas air mata. Mereka berpencar ke tiga arah sambil tetap melempar batu dan botol ke arah polisi.

Polisi terus menembakkan gas air mata saat memukul mundur massa. Melalui pengeras suara, polisi juga mengimbau massa agar membubarkan diri. Hingga pukul 17.06 WIB, polisi masih mencoba membubarkan massa.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0