Beredar Jumlah Pegawai dan Kantor di Jakarta Lokasi Penularan Corona

Antam membantah data tersebut
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 27-07-2020 15:26 WIB
Beredar Jumlah Pegawai dan Kantor di Jakarta Lokasi Penularan Corona
Data kasus positif di perkantoran DKI yang tersebar. (CNBC)

Jakarta, Nusantaratv.com - Beredar informasi soal lonjakan kasus positif virus corona di perkantoran di Jakarta. Data tersebut merinci jumlah pegawai yang tertular atau angka kasus positif.

Selain itu, terdapat nama perusahaan swasta atau perusahaan pelat merah yang menjadi lokasi penularan, termasuk lembaga pemerintah pusat dan daerah, seperti kementerian hingga dinas-dinas di Jakarta. 

Total 375 pegawai dinyatakan positif Covid-19. Jumlah tersebut berasal dari 59 kantor. 

Dijelaskan pula, sebelum pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tepatnya sebelum tanggal 4 Juni 2020, ada 43 kasus positif di perkantoran. Jumlah ini meningkat setelah 4 Juni sampai sekarang, yakni mencapai 332 orang. 

Adapun salah satu instansi pemerintah pusat dengan kasus positif terbanyak ialah Kementerian Keuangan yakni 25 kasus. Ada juga Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Utara dengan 23 kasus ,dan BUMN PT Antam dengan 68 kasus positif. 

Meski begitu, data ini dibantah pihak Antam.
"Data tersebut tidak sesuai catatan kami. Sedang kami mintakan klarifikasi ke Dinkes (Dinas Kesehatan) DKI Jakarta," ujar SVP Corporate Secretary Antam Kunto Hendrapawoko, Senin (27/7/2020).

Menurut Kunto, tak ada pegawai Antam yang dinyatakan positif Covid-19.

"Saat ini kantor pusat Antam di Jakarta sedang menjalankan sistem kerja work from home. Per 26 Juli 2020, tidak ada pekerja dan tenaga alih daya di kantor pusat Jakarta yang terkonfirmasi positif," jelasnya.

Kendati demikian, juru bicara pemerintah dalam penanganan corona, Achmad Yurianto, sempat menyebut lonjakan kasus positif di Tanah Air hasil penelusuran penularan di perkantoran.

"Dalam satu minggu terakhir kasus konfirmasi positif lebih banyak kita yakini dari kontak tracing berasal dari aktivitas perkantoran," kata Yurianto, Senin (20/7/2020). (CNBC) 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0