Anies Perpanjang PSBB Transisi, Alasannya?

Kebijakan PSBB transisi dievaluasi Pemprov bersama ahli
Mochammad Rizki - Nasional,Rabu, 01-07-2020 20:44 WIB
Anies Perpanjang PSBB Transisi, Alasannya?
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemprov DKI Jakarta memutuskan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Perpanjangan berlangsung selama 14 hari.

Kebijakan ini diambil usai mendapat masukan dari ahli. 

Baca juga: Lima Provinsi Ini Tak Tambah Kasus Positif 

PSBB transisi dievaluasi Pemprov DKI, bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). 

Metodenya dengan menggunakan indeks pelonggaran. 

Apabila skor indeks pelonggaran di atas 70, pelonggaran boleh dilakukan. Pada 30 Juni, skor indeks pelonggaran di Jakarta mencapai 71.

"Total skornya 71. Dengan total skor ini, status kita bisa melakukan pelonggaran dan kesimpulan rapat gugus tadi disimpulkan PSBB transisi, yang artinya semua kegiatan berlangsung masih dengan kapasitas 50 persen, diteruskan 14 hari ke depan," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers, Rabu (1/7/2020).

"PSBB di Jakarta diperpanjang selama 14 hari ke depan," imbuhnya.

Ada tiga indikator pelonggaran bisa dilakukan. Pertama epidemiologi, kesehatan masyarakat, serta fasilitas kesehatan. 

Untuk epidemiologi, memiliki skor 75. 
Kesehatan masyarakat 54, fasilitas kesehatan 83. Sehingga total skor mencapai 71. 

"Statusnya sekarang ini adalah tetap, status PSBB masa transisi fase 1 diperpanjang 14 hari," tandas Anies.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1