20 Orang Perusak Halte, Fasum dan Pospol Ditahan

Demo menolak Omnibus Law berakhir dengan penahanan sejumlah pelaku pembuat rusuh.
Alamsyah - Nasional,Rabu, 21-10-2020 02:15 WIB
20 Orang Perusak Halte, Fasum dan Pospol Ditahan
Pendemo merusak halte Transkakarta

Jakarta, Nusantaratv.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya mengatakan jika 20 orang perusak halte, fasum dan pos polisi saat rusuh demo Omnibus Law telah ditahan.

"Perkembangan terbaru Polda Metro Jaya telah menahan 20 orang tersangka perusakan halte, fasilitas umum dan pos polisi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya.

Sebanyak 131 tersangka dalam ricuh unjuk rasa pada 8 Oktober dan 2020 dan 13 Oktober 2020 telah ditetapkan oleh polisi.

Dari 131 orang tersebut sebanyak 69 telah ditahan, 20 orang di antara pembakar fasilitas umum.

"Sampai saat ini Polda Metro Jaya telah menetapkan 131 orang sebagai tersangka, kemudian sebanyak 69 dilakukan penahanan," katanya.

Nana mengatakan mayoritas perusuh adalah para pelajar.

"Dari sekian tersangka memang mayoritas paling banyak pelajar, di sini ada pelajar, mahasiswa, ada juga pengangguran, pelajar rata-rata anak SMK, di situ ada kelompok anarko," kata Nana.

Nana mengatakan para tersangka itu telah melakukan perusakan dan penjarahan gedung Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), perusakan mobil polisi di Pejompongan dan bentrok dengan aparat di Tugu Tani. Para tersangka itu juga terlibat penganiayaan terhadap personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, penganiayaan anggota Polres Metro Tangerang Kota dan perusakan dan pembakaran sejumlah pos polisi.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0