Soal Anggota yang LGBT, Polri: Tunggu Propam

Sanksi kode etik menanti anggota Polri LGBT
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 16-10-2020 18:13 WIB
Soal Anggota yang LGBT, Polri: Tunggu Propam
Brigjen Awi Setiyono. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Muda Mahkamah Agung (MA) bidang Militer, Burhan Dahlan menyebut adanya informasi mengenai kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di TNI-Polri.

Menyikapi kabar tersebut, Polri masih menunggu laporan dari Divisi Propam.

Baca juga: Jumhur Cs Diciduk, Fahri Hamzah: Kenapa Tak Tangkap 575 Anggota DPR? 

"Begini ya, kalau terkait kasus itu (LGBT di institusi TNI-Polri) tentunya kami tetap menunggu dari Propam Polri bagaimana perkembangan selama ini terkait dengan laporan-laporan yang ada," ujar Karopenmas Divisi Humas Brigjen Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jumat (16/10/2020).

Menurut Awi, dalam Peraturan Kapolri (Perkap) sudah diatur mengenai persoalan LGBT. Dimana setiap anggota Kepolisian wajib menaati serta menghormati norma-norma, yang salah satunya norma kesusilaan.

"Terkait kasus-kasus LGBT memang dalam Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri di sana kan diatur di pasal 11 huruf C setiap anggota Polri wajib menaati dan menghormati norma kesusilaan, kemudian norma agama, nilai-nilai kearifan lokal dan norma hukum," papar Awi.

Awi menegaskan, jika ada anggota Polri yang menjadi bagian dari kelompok LGBT, sanksi tegas bakal diberikan. Sanksi ini berupa kode etik. 

"Jadi kalau terjadi hal tersebut tentunya Polri akan tindak tegas karena memang sudah ada aturan hukumnya bagi yang melanggar, tentunya sanksi kode etik sudah menunggu. Nanti kami tanyakan perkembangannya ke Propam," jelas Awi.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0