Posting-an Ini yang Bikin Jumhur Hidayat Ditangkap Polisi

Jumhur dianggap menyulut kebencian dan aksi anarkis
Mochammad Rizki - Nasional,Kamis, 15-10-2020 17:43 WIB
Posting-an Ini yang Bikin Jumhur Hidayat Ditangkap Polisi
Jumhur Hidayat. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Polisi mengungkapkan aksi Jumhur Hidayat yang membuat petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu ditangkap.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, mantan Kepala BNP2TKI atau BP2MI, diduga mem-posting ujaran kebencian melalui akun Twitter miliknya, mengenai UU Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Baca juga: ​​​​​​Petinggi KAMI Gagal Jenguk Rekan, Ini Penjelasan Polisi 

"Tersangka JH ini di akun Twitter-nya menulis salah satunya, 'Undang-undang memang untuk primitif, investor dari RRT, dan pengusaha rakus'. Ini ada di beberapa twitnya," ujar Argo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Kamis (15/10/2020).

Argo sempat menunjukkan salah satu cuitan Jumhur. 

Unggahan itu, dinilai polisi memuat berita bohong dan mengandung kebencian berdasarkan SARA.

Cuitan tersebut dianggap mampu mengakibatkan aksi anarkisme dan vandalisme.

"Yang bersangkutan modusnya mengunggah konten ujaran kebencian di Twitter milik yang bersangkutan, milik tersangka JH ini. Tersangka ini menyebarkan, motifnya menyebarkan muatan berita bohong tersebut mengandung kebencian berdasarkan SARA," papar Argo.

Sebagai barang bukti, polisi menyita ponsel, KTP, hard disk, hingga akun Twitter Jumhur.

Jumhur dijerat pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan KUHP, serta terancam hukuman penjara 10 tahun.

"Yang bersangkutan kita kenakan Pasal 28 ayat 2 kita juncto Pasal 45A ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE, Pasal 14 ayat 1 dan 2, dan pasal 15 UU No 1 Tahun 1946. Ancamannya 10 tahun," tandas Argo. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0