Persidangan Tak Bisa Buktikan Tuduhan, Kivlan Zen Minta Kasusnya Distop!

Sudah satu tahun nggak bisa membuktikan kalau saya salah
Raymond - Nasional,Jumat, 23-10-2020 17:27 WIB
Persidangan Tak Bisa Buktikan Tuduhan, Kivlan Zen Minta Kasusnya Distop!
Kivlan Zen

Nusantaratv.com - Purnawirawan TNI, Kivlan Zen meminta agar kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dan peluru tajam terhadap dirinya distop. Ia menyebut, bahwa sudah satu tahun persidangan tidak bisa membuktikan adanya tuduhan tersebut.

"Cepat selesai, diberhentikan ini perkara, berhentikan perkara karena sudah melewati satu tahun, kan boleh, tinggal hakimnya berhentikan. Sudah satu tahun nggak bisa membuktikan kalau saya salah," tegasnya, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jumat (23/10/2020).

Dimana di dalam persidangan, Kivlan juga menjawab saat dimintai tanggapan mengenai sidang dugaan kepemilikan senpi ilegal yang sudah berjalan lebih dari satu tahun.

Ia mengatakan, bahwa saksi-saksi yang selama ini dihadirkan jaksa penuntut umum tidak bisa membuktikan dirinya bersalah. Oleh karena itu, dia minta kasus ini dihentikan.

"(Saksi) Iwan katakan uang dari saya tidak dibelikan senjata. Iwan sendiri yang katakan ke saya sebagai saksi saya dan Habil Marati, dia mengatakan uang dari saya nggak untuk beli senjata. Sebenarnya sudah selesai kan, ngapain untuk buktikan saya kasih uang bulan Maret atau Februari," ungkapnya.

Sebagai informasi, sidang Kivlan terkait kasus senpi ilegal ini sudah berlangsung selama satu tahun. Jaksa membacakan surat dakwaan kasus ini pada 10 September 2019.

Kivlan didakwa atas kepemilikan senpi ilegal dan peluru tajam. Senpi dan peluru dibeli dari sejumlah orang tanpa dilengkapi surat. Kivlan disebut jaksa melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 ayat (1) KUHP

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0