Peraturan Baru MA: Koruptor Rp 100 M Dibui Seumur Hidup

Peraturan berlaku sejak 24 Juli 2020
Mochammad Rizki - Nasional,Minggu, 02-08-2020 15:19 WIB
Peraturan Baru MA: Koruptor Rp 100 M Dibui Seumur Hidup
Ilustrasi koruptor. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Peraturan MA (Perma) Nomor 1 Tahun 2020. Peraturan ini dibuat guna menghindari disparitas atau perbedaan hukuman yang mencolok bagi satu koruptor dengan koruptor lainnya.

"Untuk menghindari disparitas perkara yang memiliki karakter serupa, diperlukan pedoman pemidanaan," demikian bunyi pertimbangan Peraturan MA Nomor 1 Tahun 2020 dikutip, Minggu (2/8/2020).

Baca juga: Diduga Terlibat Korupsi Jiwasraya, Pejabat OJK Ditetapkan Tersangka 

Perma yang ditandatangani Ketua MA Syarifuddin, berlaku sejak 24 Juli 2020. Perma berlaku untuk terdakwa korupsi yang disangkakan Pasal 2 atau Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Prinsipnya, terdakwa merugikan keuangan negara.

Ada lima kategori yang dibagi dalam Perma:

1. Paling berat yaitu kerugian negara lebih dari Rp 100 miliar
2. Kategori berat yaitu kerugian negara Rp 25 miliar-Rp 100 miliar
3. Kategori sedang yaitu kerugian negara Rp 1 miliar-Rp 25 miliar
4. Kategori ringan yaitu kerugian negara Rp 200 juta-Rp 1 miliar
5. Kategori paling ringan yaitu kurang dari Rp 200 juta.

Di samping faktor uang negara yang dicuri, hukuman yang dijatuhkan mempertimbangkan kesalahan, dampak, serta keuntungan bagi sang koruptor. Ada tiga jenis kesalahan, yakni:

1. Kesalahan Tinggi, Dampak Tinggi dan Keuntungan Terdakwa Tinggi
2. Kesalahan sedang, Dampak Sedang dan Keuntungan terdakwa sedang
3. Kesalahan rendah, Dampak rendah dan Keuntungan Terdakwa rendah.

Berikut simulasi hukuman mengacu Perma 1/2020:

1. Penjara Seumur Hidup atau penjara 16 tahun hingga 20 tahun: terdakwa korupsi Rp 100 miliar lebih, kesalahan tinggi, dampak tinggi dan keuntungan terdakwa tinggi.
2. Penjara 13 tahun hingga 16 tahun penjara: terdakwa korupsi Rp 100 miliar lebih, kesalahan sedang dampak sedang dan keuntungan terdakwa sedang.
3. Penjara 10 tahun-13 tahun penjara: terdakwa korupsi Rp miliar lebih, kesalahan ringan, dampak ringan dan keuntungan terdakwa ringan.
4. Penjara 13 tahun hingga 16 tahun penjara: terdakwa korupsi Rp 25 miliar-Rp 100 miliar, kesalahan tinggi, dampak tinggi dan keuntungan terdakwa tinggi.
5. Penjara 10 tahun-13 tahun penjara: terdakwa korupsi Rp 25 miliar-Rp 100 miliar, kesalahan sedang dampak sedang dan keuntungan terdakwa sedang.
6. Penjara 8-10 tahun penjara: terdakwa korupsi Rp 25 miliar-Rp 100 miliar, kesalahan ringan, dampak ringan dan keuntungan terdakwa ringan.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0