Otto Sebut Proposal Perdamaian Indosurya Tak Sah, Ini Alasannya..

Risiko utang bisa ditanggung pengurus jika mekanisme ini diabaikan
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 06-07-2020 18:11 WIB
Otto Sebut Proposal Perdamaian Indosurya Tak Sah, Ini Alasannya..
Otto Hasibuan. (Ist)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pengacara Aliansi Korban KSP Indosurya Cipta (AKI), Otto Hasibuan mempertanyakan keabsahan proposal perdamaian yang ditawarkan KSP kepada nasabah. Menurut dia, proposal itu tak memiliki legalitas yang kuat, jika sebelum diajukan saat sidang penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), disusun tanpa melibatkan anggota Koperasi.

Baca juga: Jika Tak Diganti, Otto Usul Tim Pengurus Ditambah 

"Sekarang ada proposal diajukan oleh Koperasi. Pertanyaannya apakah ini sudah dibicarakan ke anggota mereka atau tidak?" ujar Otto di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (6/7/2020).

Sesuai aturan atau ketentuan yang ada, keputusan penting yang dibuat Koperasi, termasuk penyusunan proposal perdamaian, harus melibatkan anggota.

"Sesuai anggaran dasar, undang-undang semua keputusan penting seperti itu harus dibicarakan di dalam rapat anggota dalam rapat Koperasi," tutur Otto.

Jika mekanisme tersebut diabaikan, ia khawatir nantinya beban utang Indosurya ditanggung tim pengurus PKPU.

Karenanya ia menyarankan agar proses penyusunan proposal mengikuti ketentuan yang ada, sehingga tak ada risiko di kemudian hari.

"Nah risikonya, kalau tidak dibicarakan dengan anggota, berpotensi, proposal yang diajukan itu bisa menjadi dianggap tidak sah," kata Otto.

"Dan seandainya itu diajukan, bisa berpotensi risiko itu nanti di tangan pengurus itu sendiri. Koperasi itu kan badan hukum, diwakili oleh pengurus, kalau dia mengambil keputusan bertentangan dengan anggaran dasarnya, maka itu berpotensi itu menjadi tanggung jawab pribadi dia (pengurus), kalau sampai pailit, ada tudingan-tudingan nyata," imbuhnya.

Diketahui, Indosurya telah mengajukan proposal perdamaian ke kreditur. Proposal berisi skema penyelesaian utang dengan cara mencicil pembayarannya setiap bulan hingga beberapa tahun ke depan.

Paling sebentar, cicilan dibayarkan hingga tiga tahun dan ditawarkan kepada kreditur yang nilai utang dari Indosurya sebesar Rp 25 juta hingga 499 jutaan.

Sementara paling lama, cicilan dibayar selama delapan tahun, yang ditawarkan bagi nasabah yang nilai utang Rp 10 miliar ke atas.

Cicilan dibayar dengan besaran prosentase berbeda-berbeda setiap tahunnya, mulai dari 14,33 persen sampai 33 persen. Semua tergantung nilai utang Indosurya terhadap nasabah.

Guna mewujudkan pelunasan ini, rencana usaha disusun Indosurya. Mulai dari efisiensi operasional, pengurangan karyawan, melakukan business as usual, mencari dana dari investor. Koperasi mengaku telah mendapatkan komitmen dana dari anggota existing yang masih percaya dengan KSP, dan bersedia melakukan top up.

KSP juga memperoleh komitmen dana dari perusahaan lainnya. Selain untuk membayar utang, seluruh dana tersebut rencananya akan dipakai untuk modal kerja.

Meski begitu, proposal ini dikritisi nasabah. Selain menilai tak masuk akal proposal, mereka menuntut sejumlah hal dimasukkan. Salah satunya adanya jaminan perusahaan maupun orang tertentu, sehingga akhirnya pembayaran utang bisa berlangsung tuntas.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
1
sad
0
wow
0