Otto Hasibuan: Penahanan Djoko Tjandra Tak Sah

Menurutnya tak ada perintah penahanan dalam putusan PK
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 03-08-2020 16:49 WIB
Otto Hasibuan: Penahanan Djoko Tjandra Tak Sah
Otto Hasibuan. (Ist)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kuasa hukum Djoko Tjandra, Otto Hasibuan, menilai penahanan kliennya tak sah. 

Sebab dalam putusan peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung (MA), yang sebelumnya diajukan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI pada Oktober 2008, tak ada perintah penahanan terhadap Djoko. 

Baca juga: Otto Hasibuan Resmi Jadi Pengacara Djoko Tjandra 

"Ada beberapa hal bahwa sebenarnya putusan PK itu batal demi hukum, karena dalam amar putusan, tidak ada kata-kata, 'Memerintahkan terdakwa untuk ditahan'. Berdasar Pasal 197 KUHAP, maka putusan PK itu batal demi hukum. Kalau sudah batal, penahanan yang dilakukan tidak sesuai, tidak sah karena tidak ada dasar hukumnya," ujar Otto, Senin (3/8/2020). 

MA akhirnya memutus Djoko hukuman dua tahun penjara dan harus membayar denda Rp 15 juta, serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp 546 miliar dirampas untuk negara.

Adapun Otto sendiri, sore ini berencana menemui Djoko, yang ditahan di Rutan Salemba cabang Mabes Polri. 

"Jadi, ketemu nanti sore," ucapnya. 

Dalam pertemuan, sejumlah hal penting akan disampaikan atau ditanyakan kepada Djoko. Seperti menanyakan apa yang diinginkan Djoko. 

"Tentu kita tanya apa yang diinginkan, apa yang bisa kita bantu. Itu hal-hal penting," jelas Otto. (Merdeka) 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0