Konser Dangdut di Tegal, Wakil Ketua DPRD Minta Maaf, Mahfud MD: Proses Hukum!

Mahfud ingin peristiwa itu diproses pidana
Mochammad Rizki - Nasional,Minggu, 27-09-2020 08:52 WIB
Konser Dangdut di Tegal, Wakil Ketua DPRD Minta Maaf, Mahfud MD: Proses Hukum!
Mahfud Md. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo akhirnya meminta maaf kepada masyarakat terkait konser dangdut yang sempat digelar di tengah pandemi corona.

Ia mengaku bahwa dirinya masih terus mengikuti proses hukum terkait acara tersebut, dimana konser dangdut tersebut sebelumnya diselenggarakan pada 26 September 2020 malam lalu.

Baca juga: Ganjar Pranowo Kesal Wakil Ketua DPRD Tegal Gelar Dangdutan 

"Semua proses (hukum) sudah berjalan dan saya telah menyampaikan permohonan maaf. Saya ikut saja, kooperatif,” jelasnya, kemarin.

Wasmad menambahkan, ia diperiksa oleh pihak kepolisian selama beberapa jam soal polemik ini. "Terus terang setelah ada hajatan, saya capek sekali. Namun, secara umum, saya sudah menyampaikan permohonan maaf,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta Polri memproses pidana pihak yang menginisiasi konser dangdut di Tegal, Jawa Tengah. Konsor dangdut itu digelar di tengah pandemi Covid-19. 

Hal ini disampaikan Mahfud lewat akun Twitter-nya @mohmahfudmd, sekaligus menjawab kicauan dari KH Mustofa Bisri. Ulama asal Rembang itu awalnya mengomentari berita yang menyebutkan bahwa polisi tak berani membubarkan acara dangdutan tersebut. 

Kemudian Mahfud membalas bahwa hal itu sangat disayangkan. Ia meminta Polri bersikap tegas. "Memang hal itu sangat disayangkan Gus @gusmusgusmu. Saya sudah meminta Polri untuk memproses hukum ini sebagai tindak pidana," kata Mahfud.

Kendati memang, konser dangdutan sudah selesai digelar, polisi masih bisa meminta pertanggungjawaban pihak yang menggelar acara tersebut. Mahfud juga berharap partai politik turut menindak kader yang diduga terlibat dalam acara tersebut.

"Saya yakin induk parpolnya juga bisa menindak sebab selain sudah berkomitmen di DPR, semua sekjen parpol dalam pertemuan dengan Pemerintah/KPU/Bawaslu tanggal 22/9/20 juga berkomitmen," tukasnya. (Md) 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0