Kapolri Idham: Djoko Tjandra Licik dan Sangat Pandai

Menurut Idham penangkapan Djoko perintah Jokowi
Mochammad Rizki - Nasional,Jumat, 31-07-2020 18:41 WIB
Kapolri Idham: Djoko Tjandra Licik dan Sangat Pandai
Kapolri Jenderal Idham Azis (tengah).

Jakarta, Nusantaratv.com - Tim yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, sukses menangkap Djoko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra, Kamis (30/7/2020).

Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut penangkapan Djoko tak mudah. Sebab, buronan kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Rp 904 miliar itu cerdik dan licik.

Baca juga: Polisi Kembalikan Proses Hukum Djoko Tjandra ke Kejaksaan 

"Djoko Tjandra ini memang licik dan sangat pandai. Dia kerap berpindah-pindah tempat. Tapi, Alhamdulillah berkat kesabaran dan kerja keras tim, Djoko Tjandra berhasil diamankan," ujar Idham, Jumat (31/7/2020).

Idham pun menuturkan proses penangkapan Djoko Tjandra. Awalnya, kata dia Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkannya untuk mencari sekaligus menangkap Djoko, sekitar dua pekan lalu.

"Perintah itu kemudian kami laksanakan. Kita bentuk tim kecil karena infonya yang bersangkutan berada di Malaysia," kata dia.

Usai tim terbentuk, Polri langsung mengirimkan surat kepada Kepolisian Diraja Malaysia. Surat berisi permintaan kerja sama antara police to police guna meringkus Djoko.

Lebih lanjut, Idham menilai penangkapan Djoko merupakan komitmen Polri sekaligus menjawab keraguan publik bahwa Kepolisian bisa menangkap buron 11 tahun itu.

Idham menegaskan, proses hukum terhadap Djoko akan terus dikawal, dan transparan.

"Artinya, siapapun yang terlibat dalam pelarian Djoko akan disikat dan proses hukum. Ini juga sebagai upaya bersih-bersih Polri terhadap oknum nakal," jelasnya.

Djoko sendiri hingga kini masih di Bareskrim. Ia masih diperiksa terkait surat jalan palsu serta surat bebas Covid-19. Akibat terbitnya dua surat itu, tiga jenderal polisi dicopot dari jabatannya.

Menurut Idham, tak menutup kemungkinan Djoko akan menjalani proses hukum di Kepolisian.

"Proses untuk Djoko Tjandra sendiri ada proses di Kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti. Kami juga akan berkoordinasi dengan KPK," tandas mantan Kapolda Metro Jaya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0