Kantor PAC Dibom Molotov, PDI Perjuangan: Pengecut!

Hasto meminta kader tetap tenang dan merapatkan barisan
Mochammad Rizki - Nasional,Rabu, 29-07-2020 12:37 WIB
Kantor PAC Dibom Molotov, PDI Perjuangan: Pengecut!
Hasto Kristiyanto.

Jakarta, Nusantaratv.com - PDI Perjuangan mengecam keras aksi pelemparan bom molotov di Kantor Sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Megamendung dan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Aksi tersebut dinilai sebagai tindakan pengecut serta serangan terhadap demokrasi. 

"PDI Perjuangan menentang berbagai bentuk teror. Pelemparan bom molotov adalah tindakan pengecut, dan memiliki motif ideologis. Serangan ke kantor PAC tersebut adalah serangan atas demokrasi, serangan terhadap kemanusiaan, dan serangan atas tatanan kehidupan masyarakat yang mendambakan hidup tenteram," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Rabu (29/7/2020). 

Baca juga: Rumah Pengurus PDI Perjuangan Bogor Dilempar Bom Molotov 

Menurut Hasto, PDI Perjuangan sangat kokoh di dalam memegang teguh Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan kebhinnekaan Indonesia. Karena itu, semangat juang mereka takkan surut dengan munculnya aksi teror tersebut. 

"Terlebih atas penghormatan masyarakat Indonesia yang menempatkan PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis soekarnois. PDI Perjuangan partai grassroots, tidak kenal mundur dan takut," tutur Hasto. 

Hasto mengatakan, keteguhan sikap Partai kala menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara telah teruji. Mengingat, PDI Perjuangan memiliki akar sejarah kuat dengan PNI yang telah berjuang jauh sebelum republik ini berdiri. 

"Partai juga selalu menjawab tantangan sejarah dan merumuskan jawaban sesuai amanat penderitaan rakyat. Untuk itu seluruh kekuatan grassroots Partai agar tetap tenang, terus bekerja keras dan membantu rakyat di dalam ikut menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat, tanpa kecuali," jelasnya. 

Tindakan teror terhadap siapa pun, kata Hasto tidak boleh dibiarkan terjadi. Sebab Indonesia adalah negara hukum. Apalagi, bangsa Indonesia memiliki falsafah hidup yaitu Pancasila. 

Masyarakat saat ini juga sudah hidup rukun, penuh toleransi dan mendambakan keharmonian hidup. 

"Karena itulah mereka yang telah mengganggu ketenteraman masyarakat harus ditindak, dan hukum tidak boleh kalah dengan berbagai bentuk aksi teror yang anti ketuhanan dan anti kemanusiaan tersebut," jelasnya. 

"PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh simpatisan, anggota, dan kader Partai untuk tetap tenang, terus rapatkan barisan dan memegang teguh nilai satyam eva jayate, bahwa kebenaran lah yang akan menang," imbuh Hasto.

Sebelumnya, bom molotov meledak akibat dilempar orang tak dikenal di kantor PAC yang juga kediaman pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Rosenfield Pandjaitan, Selasa (28/7/2020) dini hari. Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, diduga peristiwa terjadi sekira pukul 02:00 WIB. 

Tak berhenti, aksi pelemparan bom molotov kembali terjadi di kantor PAC PDI Perjuangan Cileungsi, Rabu (29/7/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. Polisi masih menyelidiki kedua kejadian ini. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0