Jika Tak Diganti, Otto Usul Tim Pengurus Ditambah

Tuntutan agar pengurus PKPU Indosurya diganti muncul dari para kreditur
Mochammad Rizki - Nasional,Senin, 06-07-2020 16:49 WIB
Jika Tak Diganti, Otto Usul Tim Pengurus Ditambah
Otto Hasibuan.

Jakarta, Nusantaratv.com - Nasabah meminta pergantian pengurus sidang penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) Koperasi Simpan-Pinjam (KSP) Indosurya Cipta. Wacana ini muncul saat pengurus menyampaikan permohonan penundaan sidang lanjutan pembahasan rencana perdamaian dari KSP, Senin (6/7/2020). 

Pengacara Aliansi Korban KSP Indosurya Cipta (AKI), Otto Hasibuan, membenarkan adanya tuntutan tersebut. 

Baca juga: Nasabah Indosurya: Ganti dan Bubarkan Pengurus PKPU! 

"Jadi kita sedang dalam pertimbangan apakah kita akan mengajukan permohonan mengganti pengurus. Karena tadi banyak sekali yang tidak setuju dengan pengurus," ujar Otto usai sidang di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Otto menegaskan, para nasabah khususnya yang ia wakili hanya tak nyaman dengan sepak terjang tim pengurus, bukan kepada hakim pengawas. Karenanya pergantian menjadi solusi demi kelancaran proses PKPU. 

"Kan aneh. Kepada hakim tidak ada yang keberatan, tapi kepada pengurus sudah banyak yang keberatan," kata dia. 

"Jadi kalau sampai ini terjadi ya harus diajukan permohonan pengganti kepada pengurusnya," imbuhnya. 

Jika pergantian tak dilakukan, Otto mengusulkan adanya penambahan tim pengurus dari empat menjadi delapan orang. 

Upaya ini demi terciptanya keberimbangan, sehingga tak muncul lagi tudingan macam-macam, seperti tuduhan tidak netralnya tim pengurus yang ada. 

"Karena ada kejadian dimana pengurus tidak pernah mengajukan permintaan dari kreditur untuk ahli. Maka timbul pertanyaan dari kreditur, seakan-akan, pengurus ini tak bertindak di tengah. Nah karena dia tidak bertindak adil lagi, maka perlu penambahan pengurus, supaya itu lebih fair," paparnya. 

"Karena bagaimanapun pengurus itu tidak boleh berpihak. Harus dia netral, mencari jalan keluar," sambung Otto.

Sidang PKPU Indosurya saat ini telah mencapai pada agenda pembahasan rencana perdamaian. Proposal perdamaian yang ditawarkan telah dikaji dan dikoreksi kreditur, pada sidang yang digelar Kamis (2/7/2020). 

Debitur berjanji akan memenuhi beberapa permintaan kreditur pada sidang hari ini. Namun, belakangan mereka menyatakan belum siap menghadapi sidang, dan meminta penundaan hingga Rabu (8/7/2020). Adapun proses PKPU sementara ini, tinggal menyisakan beberapa hari lagi. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
1
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0